Cagar Alam di Indonesia

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Cagar Alam di Indonesia“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Cagar-Alam

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat lengkap. Hingga tahun 2008, Indonesia setidaknya telah memiliki cagar alam sebanyak 237 lokasi, dengan luas wilayah mencapai 4.730.704,04 hektar.

Masih ada begitu banyak cagar alam di Indonesia yang telah diresmikan maupun yang masih belum terjamah legalitas pemerintah yang lansekapnya tak kalah menarik satu sama lain.


Cagar Alam di Indonesia

Berikut ini terdapat 12 jenis cagar alam di indonesia, yaitu sebagai berikut:


1. Cagar Alam Telaga Patengan, Jawa Barat

Cagar Alam Telaga Patengan

empat ini lumrah disebut dengan Situ Patenggang, karena tempatnya memang berupa situ atau danau. Cagar alam Telaga Patenggang terletak di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung bagian selatan, Jawa Barat.

Di Situ Patenggang, anda akan merasakan keasrian hamparan kebun teh Rancabali dengan cuaca yang begitu sejuk.

Luas cagar alam yang terletak di ketinggian 1,600 mdpl ini sekitar 45.00 hektar. Namun apa yang menjadi daya yang menarik wisatawan banyak berkunjung kesini selain keindahan pemandangannya?

Ada sebuah dongeng yang menyertai situ patenggang.

Singkat cerita, sebuah dongeng yang bertemakan cinta ini meninggalkan jejak berupa pulau batu kecil berbentuk hati di tengah-tengah danau.

Dan untuk mengenang dongeng tersebut, disebutlah pulau itu dengan nama Batu Cinta. Pulau ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, terutama mereka yang datang berpasangan.


2. Cagar Alam Cibodas Gunung Gede, Jawa Barat

Cagar Alam Cibodas Gunung Gede

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menempati areal seluas 15,196 hektar yang meliputi Cagar Alam Gunung Gede Pangrango, Cagar Alam Cimungkat, Taman Wisata Situ Gintung, dan Cagar Alam Cibodas Gunung Gede.

Artikel Terkait:  Pengertian Rotasi Bumi dan Revolusi Bumi Serta Akibatnya

Masing-masing wilayah memiliki keunikan tersendiri dari sisi floranya. Namun yang banyak menjadi sorotan dan paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Cagar Alam Cibodas Gunung Gede, karena disini terletak Kebun Raya Cibodas.

Kebun Raya Cibodas merupakan pusat konservasi tumbuhan tropika dataran tinggi basah.

Tak hanya itu, dengan lokasi yang berhawa sejuk, selain menjadi wahana pendidikan serta pengetahuan, Kebun Raya Cibodas juga bisa menjadi sarana rekreasi untuk menghilangkan kepenatan.


3. Cagar Alam Karang Bolong, Jawa Tengah

Cagar Alam Karang Bolong

Cagar Alam Karang Bolong terletak di Pulau Nusakambangan bagian timur. Pulau Nusakambangan memang lebih dikenal sebagai fasilitas penjara ketimbang wahana wisata. Bangunan penjara tersebut berada di bagian barat pulau. Meski tampaknya seram, bentang alam yang dimiliki pulau ini begitu indah, sehingga cagar alam yang luasnya sekitar 0,5 hektar ini sering dikunjungi wisatawan.

Salah satu lokasi andalannya adalah Pantai Karang Bolong. Sebuah pantai dengan hamparan pasir putih yang indah. Tak hanya itu, anda pun bisa berkunjung ke benteng peninggalan Portugis yang bersejarah. Pantai ini berikut seluruh cagar alamnya bisa diakses hanya dari jalur laut, melalui pantai Teluk Penyu di Kota Cilacap.


4. Cagar Alam Kawah Ijen Merapi Unggup-Unggup

Cagar Alam Kawah Ijen Merapi

Cagar Alam Kawah Ijen Merapi Unggup-Unggup menyajikan lansekap pegunungan yang kaya akan batuan belerang. Semakin mendekat ke kawah, tumbuhan yang tersisa hanya semak dan perdu.

Bahkan tidak ada sama sekali tumbuhan di sekitar kawah karena kandungan belerang yang cukup tinggi. Kawah Ijen menyajikan pemandangan yang luar biasa. Apakah itu cukup? Ternyata ada lagi.

Jika dini hari tiba, para pendaki bakal menikmati api biru alami dimana cuma ada dua tempat yang menghasilkannya, yakni Islandia dan disini, di kawah Ijen.


5. Cagar Alam Bukit Kelam Sintang

Cagar Alam Bukit Kelam Sintang

Jangan terkecoh dengan namanya, karena cagar alam ini akan memberikan pengalaman menikmati keindahan hutan di Kalimantan yang sanggup menghipnotis pengunjungnya. Nama Bukit Kelam pun tidak terlepas dari legenda Bujang Meji dan Tumenggung Marubai.

Jenis flora langka yang dapat Anda temukan disini adalah Meranti, Bangeris, Tengkawang, Kebas – Kebas, dan juga berbagai jenis Anggrek. Jangan kaget jika saat berkeliling cagar alam Anda mendapati kawanan Beruang Madu dan melihat kelelawar beterbangan di atas langit.

Artikel Terkait:  Penginderaan Jauh

6. Cagar Alam Arjuno LaliJiwo

Cagar Alam Arjuno LaliJiwo

Kawasan alam Arjuno LaliJiwo ditetapkan sebagai cagar alam sejak September tahun 1992 silam. Memiliki luas sekitar 4.900 hektar, kawasan Arjuno LaliJiwo ini meliputi Gunung Welirang, Gunung Arjuno, Gunung Kembar I dan II.

Kekayaan alam di Arjuna LaliJiwo meliputi wilayah tropika yang didominasi oleh hutan Cemara Gunung. Memasuki cagar alamnya, Anda akan disambut dengan pemandangan hutan Alpina dan beragam jenis pohon cemara.

Kawanan hewan yang bisa Anda temui disini adalah Rusa, Kijang, Babi Hutan, dll. Berlokasi di bawah Balai Konservasi Sumber Alam Jatim, hingga sekarang fungsinya pun ditujukan untuk kebutuhan penelitian dan pariwisata.


7. Cagar Alam Teluk Baron, Yogyakarta

Cagar Alam Teluk Baron

Cagar Alam Teluk Baron terletak di Yogyakarta bagian selatan. Sedikit yang mengenal teluk ini sebagai sebuah cagar alam, namun yang jauh lebih terkenal dari wilayah yang terletak di Gunung Kidul ini adalah pantainya, yang disebut Pantai Baron.

Dengan lengkungan menjorok ke daratan khas teluk, Pantai Baron menyimpan eksotika yang menarik banyak wisatawan.

Ombaknya yang bergelombang khas pantai selatan, ditambah deretan perahu nelayan dan gundukan bukit di kedua sisinya membuat pantai ini menyimpan keindahan yang sayang jika dilewatkan.


8. Cagar Alam Anak Krakatau, Lampung

Cagar Alam Anak Krakatau

Cagar alam ini terletak di Selat Sunda, sebuah laut yang memisahkan antara pulau Jawa dengan pulau Sumatera. Wilayah ini masuk dalam teritori Kabupaten Lampung selatan.

Anda yang berminat ke tempat ini bisa melalui dermaga Grand Krakatoa, Lampung dengan menempuh perjalanan sekitar 3 jam.

Selain cagar lama berupa tumbuhan hijau yang eksotis, di sini anda bisa menikmati keindahan anak gunung karakatau yang terbentuk dari sebuah letusan legendaris.


9. Cagar Alam Tanjung Puting

Cagar Alam Tanjung Puting

Tanjung Puting merupakan wilayah konservasi yang menempati areal seluas 300,040 hektar. Wilayah ini merupakan suaka margasatwa yang telah ditetapkan juga oleh Unesco sebagai cagar biosfer.

Orang utan menjadi satwa yang menghuni wilayah ini sekaligus sebagai tempat konservasi mereka. Beberapa objek wisata yang menarik di Tanjung Puting adalah Tanjung Harapan, yang merupakan area pantai dengan bebatuan yang mempertemukan daratan Kalimantan dengan Laut Jawa. Selain itu, ada juga Camp Leakey yang menjadi tempat rehabilitasi bagi orang utan.


10. Cagar Alam Maninjau Utara-Selatan, Sumatera Barat

Cagar Alam Maninjau Utara-Selatan

Cagar alam ini merupakan cagar alam dari konservasi beberapa satwa khas Pulau Sumatera, seperti kambing hutan, kijang, harimau, siamang, landak, tapir, trenggiling, rangkong, dan bangau putih.

Artikel Terkait:  Pengertian, Sejarah, Teori dan Proses Terbentuknya Benua dan Samudera

Yang paling terkenal dan menjadi daya tarik wisata dari cagar alam ini adalah Danau Maninjau yang merupakau danau dengan ketinggian 461,5 meter dpl, dengan luas 99,5 km dan dalam maksimum 495 meter.


11. Cagar Alam Laut Pulau Sangiang, Banten

Cagar Alam Laut Pulau Sangiang

Cagar Alam Sangiang menempati pulau dengan luas sekitar 700 hektar. Pulau ini dihuni oleh 40 keluarga saja yang berpencar satu sama lain di berbagai lokasi di pulau ini. Pulau Sangiang masih masuk teritori Provinsi Banten, dengan letak di Selat Sunda.

Pulau Sangiang menawarkan eksotika wisata kepulauan dengan hamparan pasir putih, air laut nan bening ditambah aneka biota laut yang mempesona.

Dan setidaknya ada tiga jenis wisata yang bisa anda nikmati disini, yakni wisata alam, wisata bahari, dan wisata sejarah.


12. Cagar Alam Waigeo Barat, Raja Ampat

Cagar Alam Waigeo Barat

Cagar Alam Waigeo Barat merupakan satu dari empat cagar alam yang ada di Raja Ampat, Papua. Cagar alam ini dibentuk oleh beberapa pulau yakni Pulau Salawati, Pulau Batanta, dan Pulau Missol. Gugusan pulau inilah yang membuat Raja Ampat dikenal sebagai surga dunia di ujung timur Indonesia.

Ada begitu banyak flora dan fauna endemik yang langka dan menakjubkan disini. Jika beruntung, anda bakal menikmati kehidupan liar fauna disana yang sangat indah dan eksotis.


Daftar Pustaka:

  1. Mulyana Dadang Usep.Penelitian Cagar Alam Pangandaran, 2000 02, 25 Tahun Terbit 2018

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang 12 Cagar Alam di Indonesia yang Dilindungi Beserta Gambar

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: