Pengertian Ekonomi Makro, Tujuan, Permasalahan dan Alasannya

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Ekonomi yaitu Tentang “Ekonomi Makro“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengertian Ekonomi Makro, Tujuan, Permasalahan dan Alasannya

Pengertian Ekonomi Makro

Ekonomi Makro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan.


Tujuan Ekonomi Makro

Berikut ini terdapat beberapa tujuan dari ekonomi makro, antara lain:


  • Tingkat kesempatan kerja yang tinggi

Suatu negara di dunia ini pastilah tidak menginginkan adanyanya pengangguran di dalam negaranya, karena pengangguran ini mempunyai dampak yang sangat  buruk bagi sendi kehidupan sosial masyarakat dan juga beban ekonomi negara yang harus ditanggung oleh negara baik secara ekonomi maupun politik dan hal ini merupakan amanat dari UUD 1945. Namun kenyataan suatu negara sulit untuk menghindari adanya pengangguran. Oleh karena itu hal yang dapat dilakukan adalah mengurangi tingkat penganguran sampai pada tingkat full employment dimana semua lapangan pekerjaan yang disediakan oleh negara (swasta dan pemerintah) telah terisi penuh oleh pencari kerja.


  • Produksi nasional yang tinggi

Tinggi rendahnya kapasitas produksi tergantung dari tinggi rrendahnya investasi, sedangkan investasi dalam negeri tergantung tingkat tabungan dalam negeri, tingkat tabungan dalam negeri tergantung tingkat bunga dan pendapatan masyarakat, Dengan demikian untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri maka peningkatan pendapatan masyarakat perlu di lakukan dengan meningkatkan produktivitas masyarakt.

Artikel Terkait:  Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

  • Pertumbuhan ekonomi yang tinggi

Tidak ada suatu ukuran standar mengenai bagaimana tinggi pendapatan suatu naegara yang harus dicapai, akan tetapi berdasarkan perbandingan pada negara lain tentu saja dapat diketahui apakah pendapatan nasional suatu negara lebih besar atau lebih kecil dari negara lainnya. Membandingkan tingkat pendapatan nasional suatu negara dengan negara lain adalah ukuran relatif. Sedangkan untuk mendapatkan gambaran absolut adalah dengan membandingkan pendapatan perkapita suatu negara dengan negara lain.


  • Keadaan perekonomian yang stabil

Kestabilan yang diharapkan dalam perekonomian adalah kestabilan dalam hal tingkat pendapatan, kesempatan kerja dan terutama kestabilan pada tingkat harga-harga barang secara umum. Dalam pengertian yang lebih realistis perekonomian yang stabil bukanlah berarti suatu perekonomian yang kondisinya selalu mengalami masa-masa booming, akan tetapi suatu kondisi yang fluktuasi variabel ekonomi terutama harga-harga komoditi secara umum dan tingkat pendapatan berubah dalam kondisi yang wajar.


  • Neraca pembayaran yang seimbang

Neraca pembayaran yang seimbang adalah ikhtisar sistematis dari semua transaksi ekonomi dengan luar negeri selama jangka waktu tertentu dinyatakan dalam uang. Dalam neraca pembayaran tersebut beberapa hal penting yang perlu diketahui adalah neraca perdagangan, transaksi berjalan dan lalu lintas moneter.


  • Distribusi pendapatan yang merata

Keadilan pembagian rezeki dari hasil pengelola sumber daya baik alam maupun manusia dari suatu negara adalah di mana pendapatan yang diperoleh dapat dinikmati secara merata oleh rakyatnya dalam arti distribusi pembagian pendapatan yang relatif adil. Artinya bahwa sebagian besar pendapatan negara dinikmati oleh sebagian besar golongan masyarakat dalam perekonomian tersebut. Dengan meratanya pembagian pendapatan diharapkan tingkat konsumsi masyarakat juga relatif lebih baik, pada gilirannya diharapkan akan terjadi kehidupan yang tidak bertendensi pada keresahan dan kerusuhan sosial. Untuk mengukur tingkat distribusi ini biasanya digunakan indes Gini atau Gini koefisien.

Artikel Terkait:  10 Macam-Macam Kebutuhan Manusia Beserta Pengertian dan Contoh

Permasalahan Ekonomi Makro

Berikut ini terdapat beberapa permasalahan dalam ekonomi makro, antara lain:


  • Masalah jangka pendek atau disebut juga masalah stabilisasi.  Masalah ini berhubungan dengan bagaimana menyetir perekonomian nasional dari waktu ke waktu (bulan, triwulan, tahun ke tahun) agar terhindar dari tiga penyakit makro utama, antara lain:
  1. Inflasi yang besar dan berkepanjangan
  2. Tingkat pengangguran yang tinggi
  3. Ketimpangan dalam neraca pembayaran

  • Masalah jangka panjang atau kadang disebut sebagai masalah pertumbuhan. Masalah ini berhubungan dengan bagaimana menahodai perekonomian agar tetap berada pada kondisi keserasian antara pertumbuhan jumlah penduduk, pertambahan produksi dan tersedianya dana untuk investasi. Pada dasarnya masalahnya juga berkisar pada bagaimana menghindari ketiga penyakit makro hanya perspektif waktunya lebih panjang.

Pemikiran Ekonomi Mikro dan Model Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro memusatkan perhatiannya kepada bagaimana rumah tangga dan perusahaan mengambil keputusan dan bagaimana pengambil keputusan ini berinteraksi di pasar dengan prinsip utama yaitu untuk mengoptimalkan utilitas rumah tangga dan laba perusahaan.

Fundamental peristiwa-peristiwa ekonomi yang berasal dari interaksi banyak rumah tangga dan perusahaan mengakibatkan keterkaitan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro sangat tinggi. Apabila kita mempelajari perekonomian secara menyeluruh, kita harus mempertimbangkan keputusankeputusan para pelaku ekonomi individu. Misalnya saja, untuk memahami apa yang menentukan pengeluaran konsumen total, maka kita akan memperhatikan keluarga yang memutuskan berapa banyak uang yang akan dibelanjakan hari ini dan berapa banyak yang harus di tabung untuk hari esok.

Demikian halnya untuk mengetahui apa yang menentukan pengeluaran investasi total, kita harus memahami perusahaan yang memutuskan apakah akan membangun pabrik baru. Variabel-variabel agregat (makro) hanyalah merupakan jumlah dari variabel-variabel yang menggambarkan banyak keputusan individu (mikro), sehingga dapat disimpulkan bahwa teori ekonomi makro berdiri di atas pondasi teori ekonomi mikro.

Artikel Terkait:  Pengertian Lembaga Keuangan

Alasan Pentingnya Ekonomi Mikro

Berikut ini terdapat beberapa alasan pentingnya ekonomi mikro, antara lain:

  1. Faktor-faktor yang menetapkan tingkat aktivitas ekonomi suatu negara.
  2. Alasan berlangsungnya masalah pengangguran di setiap negara.
  3. Alasan berlangsungnya kenaikan harga-harga yang sering diikuti masalah pengangguran yang serius.
  4. Alasan berlangsungnya perlambatan ekonomi di suatu negara.

Peran Pemerintah dalam Ekonomi Makro

Berikut ini terdapat beberapa peran pemerintah dalam ekonomi makro, antara lain:


  • Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal adalah kebijakan ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mengolah atau mengarahkan perekonomian ke kondisi yang lebih baik atau diinginkan dengan cara mengubah-ubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah.


  • Pajak

Pajak adalah iuran wajib kepada pemerintah yang bersifat wajib, memaksa dan legal sehingga pemerintah mempunyai kekuatah hukum atau menindak wajib pajak yang penting memenuhi kewajiban.


  • Kebijakan Moneter

Kebijakan Moneter adalah upaya mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang diinginkan dengan mengatur jumlah uang yang beredar.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Ekonomi Tentang Pengertian Ekonomi Makro, Tujuan, Permasalahan dan Alasannya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: