11 Kota yang Dilalui Garis Khatulistiwa Di Indonesia & Gambar

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Garis Khatulistiwa“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Garis-Khatulistiwa-adalah

Pengertian Garis Khatulistiwa

Khatulistiwa adalah satu-satunya garis di permukaan bumi yang dianggap lingkaran besar. Ini didefinisikan sebagai lingkaran yang digambar di bola (atau bola lengkung seperti Bumi diklasifikasikan) dengan pusat yang mencakup pusat bola itu.

Khatulistiwa dengan demikian memenuhi syarat sebagai lingkaran besar karena melewati pusat bumi yang tepat dan membaginya menjadi dua. Garis lintang lain di utara dan selatan khatulistiwa bukanlah lingkaran besar karena mereka mengecil saat mereka bergerak ke arah kutub. Seiring lama mereka menurun, mereka tidak semua melewati pusat bumi.

Garis Khatulistiwa adalah garis imajinasi membelah bumi dan terbentang dari timur ke barat pada permukaan bumi dan persis ditengah tengah antara kutub selatan dan utara. Garis ini membagi bumi menjadi belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Horizon atau khatulistiwa sangatlah penting bagi keperluan untuk navigasi dan penanda koordinat suatu tempat.


Fungsi Garis Khatulistiwa

Berikut ini terdapat beberapa fungsi garis khatulistiwa, yaitu sebagai berikut:

  1. Sebagai teladan untuk sanggup memilih sebuah perbedaan zona iklim di bumi.
  2. Sebagai pembagi antara dua belahan bumi yaitu belahan bumi selatan dan belahan bumi utara.
  3. Sebagai patokan untuk memilih lokasi suatu negara atau tempat.
  4. Sebagai teladan dalam memilih perbedaan iklim, cuaca, dan musim.
  5. Untuk memilih posisi matahari sepanjang tahunnya.
  6. Untuk memilih tinggi rendahnya suatu tingkat permukaan dan arus air laut.
  7. Untuk menciptakan proyeksi jenis-jenis peta.
  8. Sebagai dasar penentusistem navigasi untuk keperluan transportasi penerbangan dan laut.
  9. Untuk tempat peluncuran roket atau pesawat luar angkasa.
  10. Untuk mengklasifikasikan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara dari dua kawasan, yaitu kepingan Utara dan Selatan.

Ciri-Ciri Garis Khatulistiwa Beriklim Tropis

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri garis khatulistiwa beriklim tropis, yaitu sebagai berikut:

  • Memiliki suhu rata-rata yang tinggi. Hal ini terjadi sebab matahari vertikal. Umumnya suhu udara pada daerah yang mempunyai iklim tropis yaitu sekitar 20-23 derajat celcius. Namun di beberapa tempat mempunyai suhu rata-rata 30 derajat celcius
  • Memiliki amplitudo suhu rata-rata tahunan yang kecil. Di garis khatulistiwa amplitudo suhu rata-rata tahunannya sekitar 1-5 derajat celcius, sedangkan ammplitudo suhu hariannya lebih besar.
  • Memiliki tekanan udara yang rendah yang berubah secaaraa perlahan dan beraturan.
  • Memiliki frekuensi hujan yang besar dibandingkan dearah-daerah lainnya (belahaan bumi utara dan belahaan bumi selatan).
  • Di daerah sekitar khatulistiwa juga lamanya waktu siang dan malam yang relative sama sepanjang tahun.
Artikel Terkait:  Pergerakan Lempeng Transform Membentuk Muka Bumi

Hubungan Antara Iklim dan Khatulistiwa

Daerah Khatulistiwa memilii perbedaan sisi dunia yang lain  perihal lingkungan fisik serta aplikasi geografisnya. Salah satu perbedaan terbesar ialah perbedaan iklim. Daerah khatulistiwa memiliki pola dominan yaitu hangat dan basah atau hangat dan kering sepanjang tahun. Selain itu, sebagian besar daerah khatulistiwa juga merupakan daerah yang lembab.

Adapun, pola-pola iklim di Khatulistiwa tersebut disebabkan karena  banyaknya menerima radiasi matahari. Semakin jauh dari daerah khatulistiwa, paparan matahari akan semakin berkurang dan iklim dapat berkembang dan berubah.Wilayah khatulistiwa sering sekali diidentikkan dengan daerah berwilayah tropis.

Wilayah ini memiliki flora dan fauna  yang beranekaragam , dan merupakan wilayah yang memiliki jumlah persebaran flora dan fauna terbanyak. Salah satu  ciri khas flora dan fauna daerah ini ialah adanya hutan hujan tropis.


Iklim di Garis Khatulistiwa

Daerah yang dilalui garis khatulistiwa akan memiliki iklim yang berbeda dari beberapa wilayah yang berada di belahan bumi utara maupun selatan,terutama pola iklim yang sama sepanjang tahun yang mana pola hangat dan basah serrta pola hangat dan kering bisa berlangsung sepanjang tahun.

Iklim di daerah khatulistiwa dipengaruhi oleh banyaknya sinar matari yang masuk serta daerah-daerah yang dilalui jalur khatulistiwa memiliki kelembaban udara yang cukup tinggi

Dan sementara itu, wilayah yang bergerak menjauh dari daerah khatulistiwa akan menerima cahaya matahari yang tidak terlalu banyak, baik yang bergerak ke arah utara, maupun ke arah selatan dari garis khatulistiwa.

Namun, karena iklim tropis yang terjadi di daerah garis khatulistiwa menjadikan wilayah ini sebagai salah satu wilayah yang memiliki paling banyak keanekaragaman hayati di Bumi ini. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jenis flora dan fauna yang kesemuanya menempati hutan hujan tropis khas wilayah garis khatulistiwa.


Negara yang Dilalui Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa ini juga melintasi aneka macam tempat di Bumi. Tempat tersebut ialah daerah-daerah yang berada di pertengahan. Bagian yang dilintasi oleh garis khatulistiwa kebanyakan Samudera.

Garis khatulistiwa ini melintasi daratan serta juga wilayah perairan 14 negara. Negara-neagra yang terletak digaris khatulistiwa dikenal dengan julukan negara Khatulistiwa. Berikut 14 negara tersebut, yaitu sebagai berikut:

  1. Indonesia
  2. Nauru
  3. Maladewa
  4. Kiribati
  5. Republik Kongo
  6. Republik Demokratik Kongo
  7. Somalia
  8. Kenya
  9. Uganda
  10. Gabon
  11. Sao Tome dan Principe
  12. Brasil
  13. Ekuador
  14. Kolombia

Selain Negara, Garis Khatulistiwa juga melintang di Tiga Samudera, yaitu Samudera Pasifik, Samudera Hinda dan Samudera Atlantik.


Kota yang Dilalui Garis Khatulistiwa Di Indonesia

Berikut ini terdapat beberapa kota yang dilalui garis khatulistiwa di indonesia, yaitu sebagai berikut:


1. Kota Bonjol

Tugu-Equator-di-Bonjol
Tugu Equator Di Bonjol

Kota Bonjol yang merupakan tempat kelahiran salah satu pahlawan nasional, Tuanku Imam Bonjol berada di provinsi Sumatra Barat. Tepatnya berada di kecamatan Bonjol, kabupaten Pasaman.

Artikel Terkait:  Pengertian Pencemaran Lingkungan, Jenis dan Caranya

Sebagai kota yang dilalui garis khatulistiwa, kota ini masih belum sepopuler Pontianak. Mungkin dikarenakan promosi daerah yang masih belum maksimal jika dibandingkan dengan Pontianak yang menjadikan garis khatulistiwa sebagai ikon pariwisata kota bahkan provinsi.

Sama halnya di kota Pontianak, di Bonjol juga terdapat tugu yang menandakan perlintasan garis khatulistiwa. Tugu tersebut bernama tugu Equator dengan bangunan berbentuk bola dunia.


2. Lintas Riau – Sumbar

Tugu-Khatulistiwa-Sakido-Mura
Tugu Khatulistiwa Sakido Mura

Perlintasan garis khatulistiwa ini berada di di  Kabupaten 50 Kota, tepi jalan lintas Riau – Sumbar. Di tandai dengan adanya Tugu Khatulistiwa Koto Alam. Tugu yang juga disebut dengan Sakido Mura atau Telur Gajah ini didirikan pada saat zaman penjajahan Jepang.


3. Riau

Tugu-Khatulistiwa-Di-Riau
Tugu Khatulistiwa Di Riau

Provinsi Riau jugamerupakan kota yang dilalui garis khatulistiwa. ditandai dengan adanya 2 buah tugu khatulistiwa. Yang pertama terletak  di Dusun Tua, Kabupaten Pelalawan. Berada persis di jalan lintas Timur pulau Sumatra. Sedangkan yang kedua berada di  Lipat Kain, Kabupaten Kampar. Berada di  jalan lintas kota Pekanbaru – Kuansing. Pada puncak tugu ini juga terdapat bola dunia yang lengkap dengan gambar petanya, dan terdapat pagar besi yang mengelilingi tugu.


4. Kepulauan Batu

Kepulauan batu terletak di sebelah barat pulau Sumatera diantara pulau Siberut dan Nias. Wilayah kepualan Batu termasuk dalam wilayah administratif kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara.  Kepualauan ini kerap manjadi tujuan wisata karena menwarakan pemandangan alam yang sangat indah. Suasana pantai yang masih sangat terjaga dan terawat menjadi daya tarik para pengunjung.

Ditengah keindahan kepulauan batu, banyak orang yang tidak mengetahui jika pulau ini merupakan kota yang dilalui garis khatulistiwa. Tidak ada tanda khusus untuk menandakan lintasan garis. Mungkin jika pemerintah dapat memadukan potensi wisata garis khatulistiwa dengan potensi wisata alam, kepuluan batu akan menjadi tempat wisata yang menarik


5. Kepulauan Lingga

Tugu-Khatulistiwa-Di-Lingga
Tugu Khatulistiwa Di Lingga

Garis khatulistiwa juga melintasi kepulauan Lingga. Gugusan Pulau ini berada di timur Pulau Sumatra dan selatan Kepualaun Riau. Sama halnya dengan kepulauan batu, kepulauan ini juga menawarkan keindahan pantai yang luar biasa, namun jejak perlintasan garis khatulistiwa tidak terlihat. Garis khatulistiwa melintasi pulau utama di kepulauan yang mayoritas dihuni oleh suku melayu, bugis, dan tionghoa ini, yaitu di sebelah utara pulau Lingga.


6. Kota Pontianak

Tugu-Khatulistiwa-Pontianak
Tugu Khatulistiwa Pontianak

Di Indonesia, Garis Khatulistiwa sangat identik dengan kota Pontianak. Hal ini dikarenakan hanya di tempat ini lah garis khatulistiwa tepat membelah pusat ibu kota provinsi. Sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Barat, sektor pembangunan tentu akan lebih baik dibandingkan daerah lain. Disamping itu, Pontianak menjadikan garis khatulistiwa sebagai ikon dan ciri khas kota sehingga semakin menguatkan imej Pontianak sebagai kota khatulistiwa.

Artikel Terkait:  Pengertian Penggundulan Hutan

Garis khatulistiwa melintas tepat di jalan Khatulistiwa, Siantan, Kecamatan Pontianak Utara. Perlintasan garis ditandai dengan berdirinya sebuah tugu khatulistiwa dan taman kota yang bernama khatulistiwa park. Tugu yang dibangun belanda pada tahun 1928 ini menjadi daya tarik bagi setiap orang yang berkunjung ke Kalimantan barat.


7. Kabupaten Kutai Kartanegara

Tugu-Khatulistiwa-Santan-Ulu
Tugu Khatulistiwa Santan Ulu

Garis khatulistiwa di Kutai Kartanegara di tandai dengan adanya tugu Khatulistiwa di Desa Santan Ulu. Berada di KM 25 Jalan Poros Bontang, Samarinda. Tugu ini diresmikan oleh Panglima ABRI Jendral TNI Faisal Tanjung pada tahun 1993. Bangunan Tugu berbentuk lingkaran memiliki tinggi sekitar 30 meter. Pada puncaknya terpasang arah mata angin dan tulisan posisi tugu yang tepat di 00′ 00’ 00′ dan 117′ 21’ 47′ Bujur Timur.


8. Sulawesi Tengah

Tugu-Khatulistiwa-Di-Sulawesi
Tugu Khatulistiwa Di Sulawesi

Penanda garis khatulistiwa di Sulawesi Tengah berada di Desa Siney, Kab Parigi Moutong, 160 Km sebelah utara Palu. Adapun ditandai dengan adanya Tugu Khatulistiwa Parigi Moutong. Tugu yang dibagun tanggal 1992 ini memiliki ketinggian 7 meter.


9. Kepulauan Kayoa, Halmahera Selatan

Tugu-Khatulistiwa-Di-Kayoa
Tugu Khatulistiwa Di Kayoa

Kayoa sangat terkenal dikalangan para pelancong penggemar wisata pantai dan bawah laut. Pasalnya, pulau ini memiliki aneka ragam jenis biota laut dan terumbu karang yang sangat indah. Kepulauan ini terletak di sebelah barat pulau Halmahera dan termasuk dalah wilayah kabupaten Halmahera selatan, Maluku Utara. Garis khatulistiwa melewati pulau Kayoa induk, ditandai dengan adanya tugu khatulistiwa


10. Pulau Gebe

Gebe berada di Maluku Utara Indonesia. Terletak di ujung tenggara kaki Pulau Halmahera. Secara administratif masuk ke Kecamatan Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Secara geografis, Pulau ini berada di ujung dan berbatasan langsung dengan Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat.


11. Pulau Amberi

Tugu Khatulistiwa di Raja Ampat
Tugu Khatulistiwa di Raja Ampat

Pulau Amberi juga sering disebut dengan pulau Waigeo. Pulau ini berada di bagian timur Indonesia, tepatnya di Papua Barat. Pulau ini merupakan bagian dari kepulauan raja ampat. Perlintasan garis khatulistiwa berada di Pulau Kawe distrik Waigeo Barat Daratan, Kabupaten Raja Ampat. Ditandai dengan adanya tugu khatulistiwa yang berdiri megah. Pulau ini sangatlah terkenal dengan kekayaan lautnya. Dengan diberdirinya tugu khatulistiwa tersebut tentu akan lebih menunjang sektor pariwisata.


Daftar Pustaka:

  1. Ilmu Falak 1, Slamet Hambali
  2. Ilmu Falak, Drs. Abdurrachim
  3. Mekanika Benda Langit, Dr. Eng. Rinto Anugraha, M.Si.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Garis Khatulistiwa: Pengertian, Fungsi, Ciri, Hubungan Iklim, Negara dan Kota yang Dilalui

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: