Nama Laut Di Indonesia

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Nama Laut Di Indonesia“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Nama-Laut-Di-Indonesia

Laut adalah koleksi air asin yang luas dan berhubungan dengan laut. Air laut adalah campuran dari 96,5% air murni dan 3,5% bahan lainnya seperti garam, gas terlarut, bahan organik dan partikel yang tidak larut.

Sifat fisik utama air laut ditentukan oleh 96,5% air murni. Laut adalah perairan luas dengan karakteristik air asin. Di Indonesia ada beberapa laut yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia.


Nama Laut Di Indonesia

Berikut ini terdapat beberapa nama-nama laut di indonesia, yaitu sebagai berikut:


  1. Samudera Hindia

Samudra Indonesia atau Samudera Hindia adalah kumpulan air terbesar ketiga di dunia, meliputi sekitar 20% permukaan air Bumi. Di utara dibatasi oleh selatan Asia, di barat oleh Jazirah Arabia dan Afrika, di timur oleh Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa, Kepulauan Sunda Kecil, dan Australia, di selatan oleh Antartika. Samudra ini dipisahkan dengan Samudra Atlantik oleh 20° timur meridian, dan dengan Samudra Pasifik oleh 147° timur meridian. Luas total Samudera Hindia mencapai 68.556 juta km². Titik terdalam Samudera Hindia berada di  Palung Jawa 7.258 m.


  1. Laut Jawa

Laut Jawa adalah perairan dangkal dengan luas kira-kira 310.000 km2 di antara Pulau Kalimantan, Jawa, Sumatera, dan Sulawesi digugusan kepulauan Indonesia. Laut ini relatif muda, terbentuk pada Zaman Es terakhir (sekitar 12.000 tahun Sebelum Masehi) ketika dua sistem sungai bersatu. Di barat lautnya, Selat Karimata yang menghubungkannya dengan Laut China Selatan.

Di Laut Jawa terdapat beberapa gugusan pulau dan kepulauan diantaranya Kepulauan Seribu di utara Kabupaten Tangerang dan secara administratif masuk dalam wilayah DKI Jakarta, Kepulauan Karimun Jawa yang masuk administrasi Jawa Tengah, Pulau Bawean dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, Kepulauan Masalembo, dan Pulau Kangean beserta pulau-pulau kecil di sekitarnya yang berada di bawah administrasi Provinsi Jawa Timur.


  1. Laut Sulawesi

Laut Sulawesi di barat Samudra Pasifik dibatasi oleh Kepulauan Sulu, Laut Sulu, dan Pulau Mindanao, Filipina di utara, di timur oleh rantai Kepulauan Sangihe, di selatan oleh Sulawesi, dan di barat oleh Kalimantan, Indonesia . Laut ini berbentuk basin besar, dan kedalamnya mencapai 6.200 m. Memanjang 420 mil (675 km) utara-selatan dengan 520 mil (837 km) timur-barat dan wilayah permukaan totalnya 110.000 mil persegi (280.000 km persegi). Laut ini membuka ke barat daya melalui Selat Makassar ke Laut Jawa.

Laut Sulawesi merupakan potongan kolam samudera kuno yang terbentuk 42 juta tahun yang lalu di lingkungan yang jauh dari massa daratan apapun. Dari 20 juta tahun yang lalu, gerakan mengeras telah mendorong kolam laut ini cukup dekat kegunung api Indonesia dan Filipina untuk menerima runtuhan vulkanik. Dari 10 juta tahun yang lalu Laut Sulawesi dibanjiri dengan jatuhan benua, termasuk batu bara, yang jatuh dari pegunungan muda yang baru berkembang di Kalimantan dan basin itu telah bergabung dengan Eurasia.

Artikel Terkait:  Materi Tanah Longsor

Batas antara Laut Sulawesi dan Sulu ada di Patahan Sibutu-Basilan. Arus laut yang kuat, parit samudera yang dalam dan gunung laut yang tinggi, bergabung dengan pulau vulkanik, mengakibatkan terbentuknya ciri oseanografis yang kompleks.


  1. Laut Flores

Laut Flores adalah laut yang terdapat di sebelah utara Pulau Flores. Laut ini juga menjadi batas alami antara Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Provinsi Sulawesi Selatan. Di sebelah utara Laut Flores terdapat gugusan pulau-pulau kecil, di antaranya Kepulauan Bonerate dan Pulau Kalaotoa. Laut Flores memiliki kedalaman hingga 5.123 meter. Laut Flores mencakup 93.000 mil persegi (240.000 km²) air di Indonesia. Laut Flores dari dinamai Pulau Flores.


  1. Laut Bali

Laut Bali adalah laut yang terletak di sebelah utara Pulau Bali. Di sebelah utara Laut Bali terdapat Kepulauan Kangean, yang termasuk wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kota di Pulau Bali yang menghadap Laut Bali adalah Singaraja, sedangkan objek wisata berada dekat Laut Bali adalah Pantai Lovina.


  1. Laut Sawu

Laut Sawu adalah laut yang terdapat di antara Pulau Sumba, Pulau Sawu, Pulau Rote, Pulau Timor, dan Pulau Flores. Secara administratif, Laut Sawu termasuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Laut Sawu memiliki kedalaman hingga 3.497 meter dan mencakup area seluas sekitar 3,5 juta hektare. Laut ini termasuk ke dalam cagar alam laut sejak awal 2009, dan merupakan bagian dari Segitiga Terumbu Karang.


  1. Laut Timor

Laut Timor adalah perpanjangan Samudera Hindia yang terletak antara pulau Timor, kini terbagi antara Indonesia dan Timor Leste, dan Teritorial Utara Australia. Di timur berbatasan dengan Laut Arafura, secara teknis perpanjangan Samudera Pasifik. Laut Timor memiliki 2 teluk kecil di pesisir Astralia utara, Teluk Joseph Bonaparte dan Teluk van Diemen. Kota Australia Darwin ialah satu-satunya kota besar yang terletak di tepi laut Timor.

Laut ini memiliki luas 480 km (300 mil), meliputi daerah sekitar 610.000 km persegi (235.000 mil persegi). Titik terdalamnya ialah Palung Timor di utara , yang mencapai kedalaman 3.300 m (10.800 kaki). Bagian lainnya lebih dangkal, dengan rata-rata kedalaman yang kurang dari 200 m (650 kaki). Merupakan tempat utama untuk badai tropis dan topan.


  1. Laut Banda

Laut Banda adalah sebuah laut yang terletak di Kepulauan Maluku, Indonesia. Laut berukuran 500 x 1.000 km ini terpisah dari Samudra Pasifik oleh beratus-ratus pulau, serta Laut Halmahera dan Seram. Pulau-pulau yang berbatasan dengan Laut Banda antara lain: Sulawesi di sebelah barat, Buru, Ambon, Seram,kepulauan Kai, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Barat Daya, dan Timor. Di sisi ujung laut ini terdapat banyak pulau berbatu, berbeda dengan di bagian tengahnya. Kepulauan Banda terletak di tengah laut ini.


  1. Laut Arafuru

Laut Arafuru terletak di Provinsi Maluku bagian tenggara, berbatasan dengan pantai Irian Jaya sebelah barat daya. Di sekitar laut Arafuru terdapat pulau-pulau yang diantaranya terdapat pulau Aru, pulau Kai, dan pulau Tanimbar. Laut Arafuru memiliki kedalaman laut sekitar 150-200 meter, dan merupakan laut transgresi di dangkalan Sahul. Laur Arafuru ini adalah perairan yang berada di antara Australia dan Papua, di Samudra Pasifik. Luas laut Arafuru ini mencapai 650.00 Km2 dan kedalaman maksimalnya dapat mencapai 3,68 Km.

Artikel Terkait:  Pengertian Penggundulan Hutan

  1. Laut Seram

Laut Seram adalah salah satu dari beberapa laut kecil di kepulauan Indonesia. Laut ini merupakan bagian dari Samudra Pasifik dengan luas kira-kira 12.000 kilometer persegi terletak di antara Buru dan Seram. Seperti banyak laut kecil yang lain di Indonesia, laut ini berbatu dan memiliki aktivitas tektonik yang sangat aktif. Organisasi Hidrografi Internasional (International Hydrographic Organization) mendefinisikan Laut Seram sebagai salah satu bagian air dari Kepulauan India Timur. IHO menetapkan batasnya sebagai berikut:

Di Utara dan Timur Laut sebuah garis dari Tanjung Dehekolano, bagian paling timur dari Kepulauan Sula sampai yang paling barat dari Obira, sepanjang pantai selatannya sampai Tanjung Seranmaloleo, bagian paling timurnya, kemudian melewati kepulauan Tobalai, Kekek, Pisang, dan Kofiau sampai Tanjung Sele titik paling barat dari Papua, menuruni pantainya menuju Karoefa.

Di Tenggara. Sebuah garis dari Karoefa, Papua, sampai titik paling tenggara dari kepulauan Adi, kemudian menuju Tanjung Borang, titik paling utara dari Noehoe Tjoet.

Di Barat Daya dan Selatan. Dari titik paling utara dari Noehoe Tjoet (Groot Kai) melalui Watoebela dan kepulauan Gorong hingga titik paling tenggara dari Seram, sepanjang pantai utaranya hingga Tanjung Tandoeroe Besar, titik paling barat laut, kemudian sebuah garis hingga Tanjung Batoe Noeham, titik paling utara dari Boeroe (Buru), dan sepanjang pantainya hingga Tanjung Palpetoe, titik paling barat laut dari pulau itu.

Di Barat. Sebuah garis dari Tanjung Palpetoe hingga Tanjung Waka, titik Selatan dari Sanana, melewati pulau ini hingga titik utaranya, kemudian melewati Selat Mangoli hingga pesisir selatan dari Mangoli (Kepulauan Soela) di dalam.


  1. Laut Maluku

Laut Maluku terletak di barat Samudra Pasifik yang terletak di dekat Provinsi Maluku, Indonesia. Laut ini membatasi Laut Sulawesi di utara dan Laut Banda di selatan. Pulau pulau yang membatasi laut ini adalah kepulauan Indonesia seperti Halmahera, Seram, Buru, dan Sulawesi (Celebes).

Laut ini merupakan area gempa bumi aktif. Gempa yang mencapai 6.3 SR terjadi pada 21 Desember 2005, yang berpusat di 190 km selatan Manado. Gempa berkekuatan 5.4 SR terjadi di daerah yang sama pada 16 Mei 2006, dan gempa bumi 6.1 SR mengguncang laut itu pada 19 Mei ,2006. Aktivitas saat ini adalah gempa 5.5 pada 14 Juni 2006. Gempa bumi yang baru-baru ini terjadi mencapai 7.3 (PRE) yang terjadi pada 21 Januari 2007 dengan beberapa gempa kecil dengan rata-rata 5.0 SR dalam 24 jam setelah gempa pertama. Gempa yang belum lama terjadi terjadi pada 17 Maret 2007, yang mencapai 6.5 SR. Sebuah gempa mencapai 5.2 SR terjadi pada 21 November 2007. Aktivitas paling terkini merupakan gempa yang mencapai 4.9 SR pada 1 Desember 2007.

Artikel Terkait:  Pengertian Rotasi Bumi dan Revolusi Bumi Serta Akibatnya

Tektonika Lempeng di Laut Maluku masih menjadi perbincangan hangat bagi para ilmuwan kebumian. Karena ada fenomena unik yang terdapat di sekitar Laut Maluku. Yaitu terdapat dua buah kemenerusan gunung api yang membentuk busur yang saling bertolak belakang. Dua kemenerusan gunung api ini berada di Lengan Utara Pulau Sulawesi dan di Kepulauan Halmahera. Kenampakan dua buah kemenerusan gunung api ini sejalan dengan kajian seismotektonik yang menunjukkan adanya dua subduksi di daerah tersebut.


  1. Laut Halmahera

Laut Halmahera adalah laut yang terletak timur bagian tengah Laut Mediterania Australia. Pusat laut ini terletak di 1°S dan 129°E dan berbatasan dengan Samudra Pasifik di utara, Pulau Halmahera di barat, Waigeo dan Irian Jaya di timur, serta Laut Seram di selatan. Laut Halmahera menutupi sekitar 95.000 km dan topografinya memisahkan basin dan pegunungan, yang mana Basin Halmahera mencapai kedalaman 2.039 m.


  1. Laut Natuna

Laut Natuna adalah perairan yang terbentang dari Kepulauan Natuna hingga Kepulauan Lingga di provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Laut ini berbatasan dengan Laut Tiongkok Selatan di utara, barat laut, dan timur. Laut Natuna juga berbatasan dengan Selat Karimata di tenggara dan Selat Singapura di arah barat. Sama halnya dengan Laut Tiongkok Selatan, Laut Natuna merupakan laut yang berada di wilayah perairan Samudra Pasifik.


Daftar Pustaka:

  1. Robandi, Imam. 2006. Desain Sistem Tenaga Modern. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET
  2. Suyitno. 2011. Pembangkit Energi Listrik. Jakarta: Rineka Cipta
  3. Perdana, Putu yoga dan Dadang Karmen, “Studi Distribusi Panas Laut Untuk Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC)”. Loka Pengembangan Teknologi Pantai Desa Musi, Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. 2012
  4. Setiadi, Ariep Soelaiman dkk, “Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut (Tidal) Dan Ombak Laut (Wave)”. Makalah Teknologi Energi Terbarukan, Universitas Jenderal Soedirman, Purbalingga 2011.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Sejarah Tentang 13 Nama-Nama Laut Di Indonesia Lengkap Beserta Letaknya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: