Materi Negara Maju dan Berkembang

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Ekonomi yaitu Tentang “Negara Maju dan Negara Berkembang“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Negara Maju dan Berkembang

Pengertian Negara Maju

Negara maju merupakan negara yang rakyatnya mempunyai kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Negara yang digolongkan sebagai Negara maju terdapat di benuan Eropa terutama kawasan Eropa Barat serta Amerika (Utara) Misalnya Belanda, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan lain-lain.


Ciri-Ciri Negara Maju

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri negara maju, antara lain:

  1. Pertanian termasuk peternakan  dan perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor
  2. Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara cepat
  4. Pendapatan rata-rata penduduk tinggi
  5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi
  6. Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi
  7. Tidak tergantung pada alam
  8. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
  9. Angka harapan hidup tinggi
  10. Intensitas mobilitas tinggi

Masalah Ekonomi di Negara Maju

Meskipun sudah terbiasa dengan budaya disiplin dan teratur, tetapi tetap saja negara-negara maju menghadapi berbagai masalah ekonomi. Masalah tersebut adalah sebagai berikut:


  • Tenaga kerja negara berkembang masuk ke negara maju

Negara maju memiliki pertumbuhan penduduk yang lambat atau bahkan berangka satu (zero population growth) sehingga negara maju kekurangan tenaga kerja. Meskipun di negara maju peraturan ketenagakerjaan sudah baik, tetapi tetap saja arus masuk tenaga kerja dari negara berkembang ke negara maju membawa dampak negative. Hal ini disebabkan perbedaan budaya antara penduduk asli dan penduduk pendatang. Dampak negative itu diantaranya, terjadi bentrokan fisik atau konflik sosial lain antara penduduk asli dan penduduk pendatang.


  • Produk negara berkembang masuk ke negara maju

Produk negara berkembang banyak masuk kenegara maju. Globalisasi ekonomi menyebabkan hambatan perdagangan antarnegara semakin berkurang. Produk negara berkembang seperti dari Cina dan Taiwan banyak beredar dipasar negara Eropa sehingga konsumen lebih banyak memiliki pilihan produk. Produk cina dan Taiwan tidak kalah bersaing dari segi inovasi maupun kualitasnya. Produk-produk cina dan Taiwan biasanya lebih murah sehingga dapat mengancam produk-produk eropa yang biasanya lebih mahal harganya.


  • Investasi negara maju masuk ke negara berkembang

Banyak pengusaha dari negara maju yang menanamkan investasi di negara berkembang. Mereka berusaha menghindari pajak yang tinggal di negaranya sendiri dan berusaha untuk menghemat biaya produksi. Disamping itu, negara berkembang merupakan pasar potensial bagi produk-produk dari luar negeri. Jika pengusaha dari negara maju membuka perusahaan di negara berkembang, tentu akan lebih mendekatkan diri dengan konsumen. Hal ini jelas akan lebih mempermudah sistem pemasarannya. Akibat  langsung dari pengusaha negara maju yang berinvestasi di negara berkembang adalah menurunnya tingkat investasi di negara maju tersebut.


  • Kerusakan lingkungan meningkat

Negara maju mengklaim bahwa negara berkembanglah yang banyak membuat kerusakan lingkungan. Hal tersebut dapat dimaklumi karena memang sebagian besar negera berkembang belum memiliki peraturan yang jelas mengenai pencemaran lingkungan. Akan tetapi, hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena banyak juga pengusaha dari negara maju yang mengeruk sumber daya alam sebesar-besarnya  untuk keperluan produksi. Bahkan, ada pengusaha dari negara maju yang mengambil sumber daya alam dari negara berkembang tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan.

Artikel Terkait:  Pengertian Pasar Oligopoli

Contoh Negara Maju

Berikut ini terdapat beberapa contoh negara maju, yaitu sebagai berikut:


1. Daftar Negara Maju Di Benua Eropa

  1. Austria
  2. Belgia
  3. Denmark
  4. Estonia
  5. Finlandia
  6. Perancis
  7. Jerman
  8. Republik Ceko
  9. Yunani
  10. Irlandia
  11. Italia
  12. Luxemburg
  13. Belanda
  14. Portugal
  15. Rusia
  16. Spanyol
  17. Swedia
  18. Britania Raya (Inggris)
  19. Andorra
  20. Hongaria
  21. Islandia
  22. Liechtenstein
  23. Monako
  24. Malta
  25. Norwegia
  26. San Marino
  27. Slovenia
  28. Swiss
  29. Siprus
  30. Vatikan

2. Daftar Negara Maju di Benua Afrika

Berdasarkan laporan terkini, tidak ada satupun negara maju di benua Afrika. Dahulu negara Libya merupakan negara maju. Namun setelah ada gejolak politik maka negara Libya tidak dimasukan lagi dalam daftar negara maju.


3. Daftar Negara Maju di Benua Amerika

  • Kanada
  • Amerika Serikat

4. Daftar Negara Maju di Benua Asia

  1. Jepang
  2. Singapura
  3. Hong Kong
  4. Korea Selatan
  5. Israel
  6. Taiwan

5. Daftar Negara Maju di Benua Australia dan Oceania

  • Australia
  • Selandia Baru

Pengertian Negara Berkembang

Negara berkembang merupakan negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan. Negara yang digolongkan Negara berkembang terdapat di Benua Asia, Afrika, dan Amerika Selatan (Latin). Di kawasan Asia terdapat beberapa negara maju seperti Jepang, Australia, Korea Selatan dan Selandia Baru.


Pengertian Negara Berkembang Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian negara berkembang menurut para ahli, yaitu sebagai berikut:


  1. Menurut Maluyu S.P. Hasibuan

Negara berkembang adalah suatu negara yang struktur ekonominya belum berkembang sebagaimana yang di harapkan. Negara berkembang belum mampu memanfaatkan semua faktor produksi yang di miliki untuk meningkatkan kemakmuran penduduknya sehingga tetap dalam kemiskinan dan kemelaratan.


  1. Menurut Ragnar Nurkse

Negara berkembang adalah suatu negara yang sedang membangun jika dibandingkan dengan negara-negara yang ekonominya yang lebih maju. Negara yang demikian memiliki sedikit modal di bandingkan dengan jumlah penduduk dan sumber-sumber alamiahnya.


  1. Menurut Harvey Leibenstein

Negara berkembang adalah suatu negara yang sumber-sumber ekonomi,penduduk,teknologi, dan sebagainya dapat berubah tetapi pendapatan per kapitanya agak stabil.


  1. Menurut Simon Kuznets

Negara berkembang adalah ketidakmampuan suatu negara untuk menyediakan tingkat kehidupan yang layak bagi sebagian besar penduduknya sehingga menimbulkan kemiskinan dan kemelaratan.


Ciri-Ciri Negara Berkembang

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri negara berkembang, antara lain:

  1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarga
  2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban
  4. Pendapatan relatif rendah
  5. Pendidikan penduduknya rata-rata rendah
  6. Sifat penduduk kurang mandiri
  7. Sangat tergantung pada alam
  8. Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
  9. Angka harapan hidup rendah
  10. Intensitas mobilitas rendah

Masalah Ekonomi di Negara Berkembang

Berikut ini terdapat beberapa masalah ekonomi di negara berkembang, yaitu sebagai berikut:


  • Kemiskinan

Kemiskinan merupakan perwujudan keadaan serta kekurangan. Setiap negara memilik ukuran batas kemiskinan yang berbeda dengan negara lain. Pemerintah Indonesia memberikan perhatian serius dalam menanggulangi masalah kemiskinan yang dialami masyarakat. Dari tahun ke tahun pemerintah terus berupaya menurunkan jumlah dan persentase penduduk miskin dengan berbagai cara, antara lain subsidi silang. Subsidi silang yang dilakukan pemerintah yaitu dengan menetapkan harga BBM untuk minyak tanah lebih rendah daripada bensin. Subsidi untuk bensin  sedikit demi sedikit dikurangi dan nantinya dihilangkan sama sekali. Subsidi untuk minyak tanah masih dipertahankan agar masyarakat berpenghasilan rendah mampu membeli minyak tanah.


  • Keterbelakangan

Masalah keterbelakangan sangat berhubungan dengan masalah kualitas sumber daya manusia. Disamping itu, masalah keterlebakangan sangat erat hubungannya dengan rendahnya tingkat kemajuan dan pelayanan kesehatan, kurang terpeliharanya fasilatas-fasilitas umum, dan rendahnya disiplin masyarakat.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, pemerintahan Indonesia berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, misalnya dengan meningkatkan mutu pendidikan nasional. Persentase alokasi dana untuk pendidikan pada anggaran APBN setiap tahunnya ditingkatkan. Hal ini dimaksudkan untuk membantu sekolah yang kekurangan sarana dan prasarana belajar, seperti gedung sekolah yang rusak, buku-buku pelajaran yang kurang dan murid-murid yang memerlukan bantuan biaya sekolah.


  • Pengangguran

Masalah lain yang dihadapi negara berkembang dalam pembangunan ekonomi adalah masalah keterbatasan lapangan pekerjaan. Masalah pengangguran  timbul karena ada persimpangan antara jumlah angkatan kerja dan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Hal ini biasa terjadi karena negara yang bersangkutan sedang mengalami masa transisi perubahan struktur ekonomi dari negara agraris menjadi negara industry. Akibatnya angkatan kerja yang tersedia berada di sektor agraris, sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia menuntut keahlian di sektor industri.

Negara berkembang memiliki pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada pertumbuhan kesempatan kerja. Untuk mengatasi masalah pengangguran, pemerintahan melakukan pelatihan kerja sehingga tenaga kerja memiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia. Pelatihan kerja biasanya diselenggarakan oleh balai latihan kerja (BLK). Melalui program ini  diharapkan peserta pelatihan dapat mengembangkan bakat dan keahlian untuk bekerja atau bahkan membuka usaha sendiri.

Artikel Terkait:  Pengertian Saham Menurut Para Ahli, Jenis, Manfaat, Resiko dan Harga

  • Kekurangan Modal

Kekurangan modal adalah satu cirri setiap negara yang sedang mengalami proses pembangunan ekonomi. Kekurangan modal tidak hanya menghambat percepatan pembangunan, tetapi juga  menyebabkan kesukaran negara tersebut keluar dari kemiskinan.

Perkembangan zaman dan modernisasi perekonomian memerlukan modal yang besar. Negara berkembang mengalami kesulitan yang sama, yaitu kekurangan modal. Hal ini disebabkan tingkat tabungan dan tingkat pembentukan modal yang rendah.

Untuk mengatasi kekurangan modal, pemerintah menarik investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Misalnya BUMN menawarkan saham kepada investor agar bersedia bekerjasama. Dengan meningkatkan investasi, diharapkan tabungan permintahan juga meningkat. Jika tabungan pemerintah meningkat, modal yang dikumpulkan pun akan lebih banyak.


  • Hasil pembangunan

Masalah lain yang dihadapi negara berkembang adalah melaksanakan pembangunan ekonomi adalah masalah pemerataan pendapatan. Contohnya di Indonesia, perekonomian terkonsentrasi di kota-kota besar, terutama di pulau jawa. Sementara itu, dilihat dari hak penguasaan sector industry, perekonomian didominasi oleh kurang lebih 200 konglomerat. Hal ini disebabkan sistem perekonomian yang terlau terpusat kepada negara sehingga potensi daerah kurang diperhatikan.

Melalui perubahan sistem perundang-undangan pemerintah Indonesia mulai memperbaiki sistem perekonomian negara. Sistem perundang-undangan yang memihak praktik monopoli mulai dihapus. Di samping itu, untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, diberlakukan undang-undang otonomi daerah. Daerah diberi kebebasan untuk mengembangkan potensi dan pemerintah pusat tidak lagi terlalu campur tangan dalam urusan rumah tangga pemerintah  daerah.


Contoh Negara Berkembang

Berikut ini terdapat beberapa contoh negara berkembang, yaitu sebagai berikut:


1. Daftar Negara Berkembang di Benua Eropa

  1. Albania
  2. Azerbaijan
  3. Bosnia dan Herzegovina
  4. Bulgaria
  5. Belarus
  6. Georgia
  7. Kroasia
  8. Kosovo
  9. Latvia
  10. Lithuania
  11. Makedonia
  12. Montenegro
  13. Ukraina
  14. Moldova
  15. Polandia
  16. Romania
  17. Serbia
  18. Turki

2. Daftar Negara Berkembang di Benua Afrika

  • Algeria
  • Djibouti
  • Mesir
  • Djibouti
  • Libya
  • Mauritania
  • Maroko
  • Sudan
  • Sudan Selatan
  • Tunisia
  • Angola
  • Benin
  • Botswana
  • Burkina Faso
  • Burundi
  • Kamerun
  • Cape Verde
  • Republik Afrika Tengah
  • Chad
  • Komoro
  • Republik Demokratik Kongo
  • Republik Kongo
  • Ivory Coast
  • Guinea Khatulistiwa
  • Eritrea
  • Ethiopia
  • Gabon
  • Gambia
  • Ghana
  • Guinea
  • Guinea-Bissau
  • Kenya
  • Lesotho
  • Liberia
  • Madagaskar
  • Malawi
  • Mali
  • Mauritus
  • Mazambik
  • Namibia
  • Niger
  • Nigeria
  • Rwanda
  • Sao Tome and Principe
  • Senegal
  • Seychelles
  • Sierra Leone
  • Afrika Selatan
  • Swaziland
  • Tanzania
  • Togo
  • Uganda
  • Zambia
  • Zimbabwe

3. Daftar Negara Berkembang di Benua Amerika

  1. Antigua dan Barbuda
  2. Argentina
  3. Bahama
  4. Barbados
  5. Belize
  6. Bolivia
  7. Brazil
  8. Chili
  9. Kolombia
  10. Kosta Rika
  11. Dominika
  12. Republik Dominika
  13. Ekuador
  14. El Salvador
  15. Grenada
  16. Guatemala
  17. Guyana
  18. Haiti
  19. Honduras
  20. Jamaika
  21. Meksiko
  22. Nikaragua
  23. Panama
  24. Paraguay
  25. Peru
  26. St. Kitts and Nevis
  27. St. Lucia
  28. St. Vincent and the Grenadines
  29. Suriname
  30. Trinidad and Tobago
  31. Uruguay
  32. Venezuela

4. Daftar Negara Berkembang di Benua Asia

  • Kazakstan
  • Armenia
  • Kirgistan
  • Mongolia
  • Tajikistan
  • Turkmenistan
  • Uzbekistan
  • Afghanistan
  • Bangladesh
  • Bhutan
  • Brunei Darussalam
  • Kamboja
  • Cina
  • Fiji
  • India
  • Indonesia
  • Kribati
  • Korea Utara
  • Laos
  • Malaysia
  • Maldives
  • Myanmar
  • Nepal
  • Pakistan
  • Palestina
  • Papua Nugini
  • Filipina
  • Samoa
  • Solomon
  • Sri Lanka
  • Thailand
  • Timor Leste
  • Tonga
  • Tuvalu
  • Vanuatu
  • Vietnam
  • Bahrain
  • Iran
  • Irak
  • Yordania
  • Kuwait
  • Libanon
  • Oman
  • Qatar
  • Arab Saudi
  • Suriah
  • Yaman
  • Uni Emirat Arab

5. Daftar Negara Berkembang di Benua Australia dan Oceania

  1. Fiji
  2. Kribati
  3. Kepulauan Marshall
  4. Federasi Mikronesia
  5. Nauru
  6. Palau
  7. Samoa
  8. Solomon
  9. Tonga
  10. Tuvalu
  11. Vanuatu

Indikator Negara Maju dan Negara Berkembang

Berikut ini terdapat beberapa indikator negara maju dan negara berkembang, antara lain:


  • Pendapatan Perkapita

Pendapatan perkapita merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur apabila rakyatnya memilki pendapatan perkapita yang tinggi. Namun demikian, tingginya pendapatan perkapita bukan penentu kemakmuran suatu negara. Meskipun negara itu pendapatan perkapitanya tinggi, namun jika terjadi perang saudara di dalam negara tersebut, maka tidak dapat disebut sebagai negara makmur/sejahtera. Karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.


  • Jumlah Penduduk Miskin

Tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara dapat dilihat dari angka kemiskinan. Suatu negara dikatakan makmur atau sejahtera apabila rakyatnya yang hidup miskin berjumlah sedikit saja.


  • Tingkat Pengangguran

Salah satu ciri yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang adalah tingkat pengangguran. Di negara maju umumnya tingkat penganggurannya rendah. Sebaliknya di negara berkembang biasanya tingkat penganggurannya tinggi.


  • Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan

Salah satu ciri yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang adalah angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Di negara maju umumnya angka kematian bayi dan ibu melahirkan rendah. Hal ini disebabkan penduduk mampu membeli makanan yang bergizi, mampu membeli pelayanan kesehatan dan obat-obatan yang memadai. Sebaliknya di negara berkembang angka kematian bayi dan ibu melahirkan relatif tinggi. Hal ini disebabkan penduduk tidak mampu membeli makanan yang bergizi, tidak mampu membeli pelayanan kesehatan dan obat-obatan yang memadai, karena pendapatannya rendah.

Artikel Terkait:  Pengertian Ekonomi Makro, Tujuan, Permasalahan dan Alasannya

  • Angka Melek Huruf

Angka melek huruf menunjukkan jumlah penduduk yang dapat membaca dan menulis. Suatu negara dikatakan maju apabila angka melek hurufnya tinggi atau angka buta hurufnya rendah.


Perbedaan Antara Negara Maju dengan Negara Berkembang

Berikut adalah perbedaan negara maju dan negara berkembang, yaitu sebagai berikut:

NEGARA MAJU NEGARA BERKEMBANG
Pendapatan per Kapita yang Tinggi

Negara maju merupakan negara dengan pendapatan per kapita yang tinggi. Pendapatan per kapita yang tinggi menggambarkan standar hidup yang baik pula. Menurut Bank Dunia, kriteria pendapatan per kapita untuk negara maju adalah di atas US$10,726 per tahun.

Pendapatan per Kapita yang Rendah

Ciri utama negara berkembang adalah rendahnya pendapatan per kapita penduduknya. Menurut Bank Dunia, negara berkembang yang berpendapatan menengah ke bawah yaitu antara US$876-3,465. Negara berkembang yang berpendapatan menengah tinggi, yaitu antara US$3,466-10,275.

Rendahnya Tingkat Pengangguran

Ciri di bidang ekonomi lainnya adalah rendahnya tingkat pengangguran. Hal ini karena seluruh sumber ekonomi bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Pengangguran yang umum terjadi di negara maju adalah pengangguran friksional, yaitu pengangguran yang terjadi karena peralihan tenaga kerja dari pekerjaan satu ke pekerjaan lain.

 

Masih Tingginya Tingkat Pengangguran

Kondisi perekonomian yang belum berkembang menyebabkan sempitnya lapangan kerja sehingga tingkat pengangguran di negara berkembang cukup tinggi. Jenis pengangguran yang ditemui di negara berkembang adalah setengah pengangguran dan pengangguran terselubung.

Kegiatan Ekonomi Utama di Sektor Industri dan Jasa

Mata pencaharian utama masyarakat di negara maju adalah bidang industri dan jasa. Contoh bidang industri adalah industri mobil, elektronik, alat-alat berat, pesawat terbang, dan makanan jadi. Contoh bidang jasa yaitu jasa keuangan, pendidikan, hiburan, dan konsultan.

Perekonomian Mengandalkan Sektor Primer

Perekonomian di negara berkembang masih mengandalkan sektor-sektor primer seperti pertanian, kehutanan, pertambangan, dan perikanan. Sektor ini masih mengandalkan kekayaan alam. Kegiatan di sektor industri pengolahan dan jasa masih sangat kurang. Hal ini karena teknologi produksi yang dikuasai masih rendah dan hanya mengandalkan caracara tradisional untuk mengolah sumber daya yang ada.

Rendahnya Laju Pertumbuhan Penduduk

Ciri kependudukan di negara maju adalah rendahnya laju pertumbuhan penduduk. Hal ini ditandai oleh rendahnya angka kelahiran dan rendahnya angka kematian bayi. Keadaan ini ditunjang oleh tingginya kesadaran tentang perencanaan keluarga, kemajuan fasilitas kesehatan, penundaan usia nikah, dan tingginya partisipasi wanita dalam dunia kerja.

Tingginya Laju Pertumbuhan Penduduk

Kondisi kependudukan di negara berkembang ditandai dengan tingkat kelahiran dan tingkat kematian bayi yang tinggi. Tingkat kelahiran yang tinggi ini dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran tentang perencanaan keluarga, pernikahan usia dini, terbatasnya peran wanita dalam dunia kerja, dan kepercayaan bahwa banyak anak banyak rezeki.

Tingginya Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan masyarakat di negara maju sudah sangat tinggi. Hampir seluruh penduduk bisa membaca dan menulis (melek huruf). Pemerintah mampu memberikan jaminan pendidikan dasar gratis kepada seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas pendidikan di negara maju juga tersedia lengkap.

Rendahnya Tingkat Kesehatan dan Pendidikan

Tingkat kesehatan dan pendidikan di negara berkembang masih sangat rendah. Hal ini terlihat dari terbatasnya fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah belum mampu menyediakan fasilitas pendidikan dan kesehatan secara merata bagi seluruh masyarakat.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Ekonomi Tentang Negara Maju dan Berkembang: Pengertian, Ciri, Masalah, Indikator, Perbedaan & Contoh

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: