Pasar Persaingan Sempurna

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Ekonomi yaitu Tentang “Pasar Persaingan Sempurna“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pasar Persaingan Sempurna

Pengertian pasar persaingan sempurna

Pasar persaingan sempurna harus menggambarkan suatu keadaan, di mana penjual dan pembeli tidak mempengaruhi harga, sehingga harga di pasar benar-benar merupakan hasil interaksi antara permintaan dan penawaran. Dengan kata lain, harga yang terbentuk adalah cerminan keinginan produsen dan konsumen. Permintaan mencerminkan keinginan konsumen sedangkan penawaran merupakan cerminan keinginan produsen atau penjual.


Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut :


  1. Terdapat banyak pembeli, tetapi tidak mampu mempengaruhi harga

Harga di pasar ditentukan oleh kekuaran permintaan dan penawaran. Berapa pun jumlah barang yang dibeli oleh konsumen, tidak akan dipengaruhi oleh harga. Di sini, pembeli dikatakan sebagai pengikut harga (price-taker).


  1. Terdapat banyak penjual

Seperti halnya pembeli, penjual di pasar persaingan sempurna juga tidak mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi harga. Biasanya penjual merupakan perusahaan-perusahaan kecil. Penjual yang menjual barangnya di bwah harga pasar akan menderita kerugian, sementara apabila ia menjual di atas harga pasar, tidak akan ada konsumen yang mau membelinya. Dengan kata lain, penjual tidak memiliki kekuatan untuk menentukan harga, meskipun dia bisa menentukan berapa kuantitas yang akan dia jual.


  1. Barang dan jasa yang dijual bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan

Semua produk di dalam pasar persaingan sempurna terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C. Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh.


  1. Adanya kebebasan untuk masuk dan keluar dari pasar persaingan sempurna

Jika industri di dalam pasar ini mendapat keuntungan yang besar, maka banyak perusahaan-perusahaan baru yang akan ikut masuk ke pasar. Begitu pula sebaliknya, jika industri tersebut mengalami kerugian, maka beberapa perusahaan akan meninggalkan pasar. Tidak ada hambatan bagi setiap perusahaan untuk masuk dan keluar pasar ini.


  1. Setiap pihak dapat mengetahui keadaan pasar dengan mudah

Pembeli mengetahui jenis barang dan harga yang dikenakan oleh perusahaan. Demikian pula penjual mengetahui tingkat permintaan konsumen, harga, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan produk.


  1. Adanya kebebasan untuk mengambil keputusan

Tidak ada kekuatan luar yang bisa mempengaruhi keputusan yang diambil oleh penjual dan pembeli, termasuk dalam hal ini pemerintah.

Sebenarnya, di dunia nyata masih sulit mencari contoh pasar persaingan sempurna yang sesungguhnya. Akan tetapi, untuk bisa memahami bagaimana pasar persaingan sempurna bekerja, kita bisa melihat pada pada perusahaan beras.

Artikel Terkait:  10 Macam-Macam Kebutuhan Manusia Beserta Pengertian dan Contoh

Sesuai dengan karakteristik pasar persaingan sempurna, jumlah penjual dan pembeli beras sangat banyak sekali karena memang merupakan kebutuhan pokok di negara kita. Setiap pembeli dan penjual merupakan pihak yang tidak mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi harga. Artinya, setiap perusahaan merupakan pengikut harga. Setiap penjual dan pembeli juga mempunyai informasi lengkap dan sama tentang produk yang mereka perjualbelikan, dan beras merupakan produk yang homogen.


Prinsip Pasar Persaingan Sempurna

Prinsip dasar profit maximization dari segi  out put ialah selama tambahan revenue dari ekspansi perusahaan (marginal cost), perusahaan tetap ekspansi  menambah produksi.perusahaan tidak akan menambah produksi bila marginal cost dari ekspansi lebih besar di bandingkan dengan marginal revenue dari ekspansi. Profit adalah selisih antara revenue dan biaya.

Misalnya, untuk satu perusahaan yang memproduksi kayu dengan harga pasar 200 per meter kubik, marginal revenue untuk setiap tambahan satu kubik adalah 200. Pemilik perusahaan akan menaikkan produksi kayu sepanjang marginal cost untuk setiap tambahan satu kubik kurang dari 200.bila marginal cost lebih besar dari 200, perusahaan akan menambah produksi.

Untuk profit maximization dari segi penggunaan input, selama kenaikan penggunaan input (faktor produksi) dalam proses produksi menambah revenue lebih besar dari cost, kenaikan tersebut akan menambah profit perusahaan. Bila kenaikan input menambah cost lebih besar besar dari revenue,kenaikan tersebut akan menurunkan input.

Jadi, perusahaan akan memilih tingkat pengunaan input di mana tambahan revenue akibat tambahan satu unit input (marginal revenue product / MRP) sama dengan tambahan biaya akibat tanbahan satu unit input (marginal factor cost /MFC). Karena pada persaingan sempurna harga di tetapkan  pasar, berarti marginal factor cost dari input sama  dengan harga.

Misalnya , suatu perusahaan dapat menyewa tenaga kerja  (labor/ L) dengan biaya 10 perjam atau 80 perhari (untuk 8 jam). Perusahaan akan meningkatkan penggunaan tenaga kerja selama setiap tambahan , L akan menigkatkan revenue lebih besar dari 80 perhari.

Perusahaan tidak akan menambah jumlah labor (L)bila kenaikan satu Lhanya menambahkan semua input. MRP  harus  sama dengan harga untuk memaksimumkan profit. Profit di sini adalah pure economic profit,yakni return di atas semua cost termasuk implicit cost.


Peran Pasar Persaingan Sempurna

Harga barang pada pasar persaingan sempurna bersifat datum. Artinya, produsen tidak akan dapat mempengaruhi harga dengan cara menambah atau mengurangi produksi. Oleh karena itu harga yang terbentuk di pasar merupakan suatu batas apakan produsen sudah bekerja efektif dan efisien dalam menekan biaya dan berproduksi secara optimal. Produsen yang berproduksi dengan biaya di atas harga pasar akan mengalami kerugian.

Sebaliknya produsen yang menerapkan teknologi maju, cara kerja baru, dan dapat menekan biaya seminimal mungkin sehingga dapat memproduksi dengan harga pokok di bawah harga pasar akan mendapatkan keuntungan. Jadi pasar persainga sempurna mendidik masyarakat melakukan proses produksi secara efisien, sehingga produk yang sampai ke masyarakat adalah produk dengan mutu terbaik dan harga yang murah.


Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

Berikut ini terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan pasar persaingan sempurna, adalah sebagai berikut:

1. Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna

Berikut ini terdapat beberapa kelebihan pasar persaingan sempurna, yaitu:


  1. Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi

Sebelum menerangkan kebaikan dari pasar persaingan sempurna ditinjau dari sudut efisiensi, terlebih dahulu akan diterangkan dua konsep efisiensi yaitu:

  1. Efisiensi produktif, yaitu Untuk mencapai efisiensi produktif harus dipenuhi dua syarat. Yang pertama, untuk setiap tingkat produksi, biaya yang dikeluarkan adalah yang paling minimum. Untuk menghasilkan suatu tingkat produksi berbagai corak gabungan faktor-faktor produksi dapat digunakan. Gabungan yang paling efisien adalah gabungan yang mengeluarkan biaya yang paling sedikit. Syarat ini harus dipenuhi pada setiap tingkat produksi. Syarat yang kedua, industri secara keseluruhan harus memproduksi barang pada biaya rata-rata yang paling rendah, yaitu pada waktu kurva AC mencapai titik yang paling rendah. Apabila suatu industri mencapai keadaan tersebut maka tingkat produksinya dikatakan mencapai tingkat efisiensi produksi yang optimal, dan biaya produksi yang paling minimal.
  2. Efisiensi Alokatif, yaitu Untuk melihat apakah efisiesi alokatif dicapai atau tidak, perlulah dilihat apakah alokasi sumber-sumber daya keberbagi kegiatan ekonomi/produksi telah dicapai tingkat yang maksimum atau belum. Alokasi sumber-sumber daya mencapai efisiensi yang maksimum apabila dipenuhi syarat berikut : harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksi barang tersebut. Berarti untuk setiap kegiatan ekonomi, produksi harus terus dilakukan sehingga tercapai keadaan dimana harga=biaya marjinal. Dengan cara ini produksi berbagai macam barang dalam perekonomian akan memaksimumkan kesejahteraan masyarakat.
  3. Efisiensi dalam persaingan sempurna, yaitu Didalam persaingan sempurna, kedua jenis efisiensi ynag dijelaskan diatas akan selalu wujud. Telah dijelaskan bahwa didalam jangka panjang perusahaan dalam persaingan sempurna akan mendapat untung normal, dan untung normal ini akan dicapai apabila biaya produksi adalah yang paling minimum. Dengan demikian, sesuai dengan arti efisiensi produktif yang telah dijelaskan dalam jangka panjang efisiensi produktif selalu dicapai oleh perushaan dalam persaingan sempurna.
Artikel Terkait:  Materi Kebijakan Publik

Telah juga dijelaskan bahwa dalam persaingan sempurna harga = hasil penjualan marjinal. Dan didalam memaksimumkan keuntungan syaratnya adalah hasil penjualan marjinal = biaya marjinal. Dengan demikian didalam jangka panjang keadaan ini berlaku: harga = hasil penjualan marjinal = biaya marjinal. Kesamaan ini membuktikan bahwa pasar persaingan sempurna juga mencapai efisiensi alokatif.

Dari kenyataan bahwa efisiensi produktif dan efisiensi alokatif dicapai didalam pasar persaingan sempurna.


  1. Kebebasan bertindak dan memilih

Persaingan sempurna menghindari wujudnya konsentrasi kekuasaan di segolonan kecil masyarakat. Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu akan membatasi kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan yang disukainya. Juga kebebasaannya untuk memilih barang yang dikonsumsikannya menjadi lebih terbatas.

Didalam pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam menentukan harga, jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Begitu pula dalam menentukan bagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat, efisiensilah yang menjadi factor yang menentukan pengalokasinya. Tidak seorang pun mempunyai kekuasan untuk menentukan corak pengalokasiannya.

Selanjutnya dengan adanya kebebasaan untuk memproduksikan berbagai jenis barang maka masyarakat dapat mempunyai pilihan yang lebih banyak terhadap barang-barang dan jasa-jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhannya. Dan masyarakat mempunyai kebebasan yang penuh keatas corak pilihan yang akan dibuatnya dalam menggunakan factor-faktor produksi yang mereka miliki.


2. Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

Berikut ini terdapat beberapa kekurangan pasar persaingan sempurna, yaitu:


  1. Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi

Dalam pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh perusahaan lain. Sebagai akibatnya suatu perusahaan tidak dapat meemperoleh keuntungan yang kekal dari mengembangkan teknologi dan teknik memproduksi yang baru tersebut.

Oleh sebab itulah keuntungan dalam jangka panjang hanyalah berupa keuntungan normal, karena walaupun pada mulanya suatu perusahaan dapat menaikkan efisiensi dan menurunkan biaya, perusahaan-perusahaan lain dalam waktu singkat juga dapat berbuat demikian. Ketidakkekalan keuntungan dari mengembangkan teknologi ini menyebabkan perusahaan-perusahaan tidak terdorong untuk melakukan perkembangan teknologi dan inovasi.

Artikel Terkait:  Sumber Dana Bank adalah

Disamping oleh alasan yang disebutkan diatas, segolongan ahli ekonomi juga berpendapat kemajuan teknologi adalah terbatas dipasar persaingan sempurna karena perusahaan-perusahan yang kecil ukurannya tidak akan mampu untuk membuat penyelidikan untuk mengembangkan teknologi yang lebih baik. Penyelidikan seperti itu sering kali sangat mahal biayanya dan tidak dapat dipikul oleh perusahaan yang kecil ukurannya.


  1. Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya sosial

Didalam menilai efisiensi perusahaan yang diperhatikan adalah cara perusahaan itu menggunakan sumber-sumber daya. Ditinjau dari sudut pandangnan perusahaan, penggunaannya mungkimn sangat efisien. Akan tetapi, ditinjau dari sudut kepentingan masyarakat, adakalanya merugikan.


  1. Membatasi pilihan konsumen

Karena barang yang dihasilkan perusahaan-perusahan adalah 100 persen sama, konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang akan dikonsumsinya.


  1. Biaya dalam pasar persaingan sempurna mungkin lebih tinggi

Didalam mengatakan biaya produksi dalam pasar persaingan sempurna adalah paling minimum,tersirat (yang tidak dinyatakan) pemisalan bahwa biaya produksi tidak berbeda. Pemisalan ini tidak selalu benar. Perusahaan-perusahaan dalam bentuk pasar lainnya mungkin dapat mengurangi biaya produksi sebagai akibat menikmati skala ekonomi, perkembangan teknologi dan inovasi.


  1. Distribusi pendapatan tidak selalu rata

Suatu corak distribusi pendapatan tertentu menimbulkan suatu pola permintaan tertentu dalam masyarakat. Pola permintaan tersebut akan menentukan bentuk pengalokasian sumber-sumber daya. Ini berarti distribusi pendapatan menentukan bagaimana bentuk dari penggunaan sumber-sumber daya yang efisien. Kalau distribusi pendapatan tidak merata maka penggunaan sumber-sumber daya (yang dialokasikan secara efisien) akan lebih banyak digunakan untuk kepentingan golongan kaya.


Contoh Pasar Persaingan Sempurna

  • (Tohir, Muhammad. 2015) Sangat mudah menemukan contoh pasar persaingan sempurna, yaitu dengan melihat kondisi produk yang dijual pada pasar ini, dalam kategori pasar persaingan sempurna disana banyak menjual produk-produk dari hasil pertanian atau sering disebut dengan barang yang bersifat makanan pokok, seperti beras, gandum, sayuran, buah-buahan, kentang dan lain sebagainya.
  • (Tohir, Muhammad. 2015) Dalam pasar ini, masing-masing petani secara individual tidak mampu mempengaruhi harga dalam pasar bila menentukan harga sendiri, karena jika mereka menjual murah akan mengalami kerugian dan jika terlalu mahal maka akan tidak laku, sehingga mau tidak mau harus mengikuti harga pasar yang telah ditentukan secara bersama.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Ekonomi Tentang Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Ciri, Prinsip, Peran, Kelebihan, Kekurangan & Contoh

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: