Pengertian Hidrosfer

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Hidrosfer“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengertian Hidrosfer

Pengertian Hidrosfer

Hidrosfer berasal dan kata ‘hidros’ yang artinya ‘air’ dan ‘sphere’ artinya ‘lapisan’. Jadi, hidrosfer adalah lapisan air. Air di permukaan bumi, berdasarkan wujudnya dapat berbentuk padat (es atau gletser), cair (air), dan gas (uap air).

Lapisan air dalam bentuk lapisan es dapat dijumpai di Kutub Utara dan Kutub Selatan, sedangkan di puncak-puncak guming yang tinggi, air dijumpai dalam bentuk saiju.

Jumlah air di bumi relatif tetap, namun demikian air tidak pernah habis. Hal ini terjadi karena air senantiasa bergerak dalam suatu lingkungan peredaran atau air mengalami siklus (daur), yaitu sikius air atau sikius hidrologi atau daur hidrologi.

Sikius hidrologi adalah suatu proses peredaran atau daur ulang air yang beruru tan secara terus menerus. Sikius hidrologi dipengaruhi oleh sinar matahari. Air di permukaan bumi yang terkena sinar matahari akan mengalami penguapan menjadi uap air.

Uap air pada ketinggian tertentu akan mengalami kondensasi (pengembunan) sehingga uap air berubah menjadi titik-titik air (awan) dan bila jatuh di permukaan bumi akan menjadi hujan.


Siklus Hidrosfer

Berikut ini terdapat beberapa siklus hidrosfer, antara lain:


  1. Siklus Pendek (Kecil)

Matahari memancarkan energi yang memanasi laut sehingga terjadi proses penguapan. Uap air yang terbentuk bergerak naik ke udara. Kamu tenth masih ingat bahwa makiri ke atas, suhu udara semakin turun.

Artikel Terkait:  Pengertian Lingkungan Hidup

Pada ketinggian tertentu, uap air mengalami kondensasi (pengembunan) menjadi awan. Bila udara telah jenuh, awan akan berubah menjadi hujan yang jatuh di atas permukaan laut tersebut.


  1. Siklus Sedang

Pada sildus sedang mi ada pengaruh angin, yaitu uap air yang berasal dan lau tan ditiup oleh angin menuju ke daratan. Di atas daratan, uap air membentuk awan yang akhirnya jatuh sebagai hujan.

Air hujan tersebut akan mengalir kembali ke laut melalui sungai-sungai ataupun selokan-selokan.


  1. Siklus Panjang (Besar)

Pada siklus panjang, uap air yang berasal dan lautan tertiup oleh angin ke atas daratan. Adanya pendinginan yang mencapai titik beku pada ketinggian tertentu, menyebabkan terbentuknya awan yang mengandung kristal-kristal es dan turun ke bumi sebagal hujan es atau hujan saiju. Saiju yang menumpuk di daratan akan membentuk gletser.

Bila gletser mencair akan mengalir dan masuk ke sungai, selan;utnya, kembali menuju ke lautan.

Ilmu yang mempelajari hidrosfer (lapisan air) di permukaan tanah disebut hidrologi. Hidrologi bukanlah ilmu yang berdiri sendiri, tetapi ada hubungannya dengan ilmu lain, seperti meteorologi, klimatologi, geologi, agronomi, kehutanan, dan ilmu tanah.


Unsur-Unsur Siklus Hidrosfer

Berikut ini terdapat beberapa unsur-unsur siklus hidrosfer, yaitu sebagai berikut:

  • Evaporasi, yaitu penguapan benda-benda abiotik dan merupakan proses perubahan wujud air menjadi gas, 80% berasal dari penguapan air laut.
  • Transpirasi,yaitu   proses pelepasan uap air dari tumbuh- tumbuhan melalui stomata atau mulut daun.
  • Evapotranspirasi,yaitu  proses gabungan antara evaporasi dan transpirasi.
  • Kondensasi,yaitu   proses perubahan wujud uap air menjadi air akibat pendinginan.
  • Adveksi,yaitu transportasi air pada gerakan horizontal seperti transportasi panas dan uap air dari satu lokasi ke lokasi yang lain oleh gerakan udara mendatar.
  • Prespitasi, yaitu segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yangmeliputi hujan air, hujan es, dan hujan salju.
  • Run off (aliran permukaan) , yaitu pergerakan aliran air di permukaan tanah  melalui sungai dan anak sungai.
  • Infiltrasi,  yaitu  perembesan atau pergerakan air ke dalam tanah melalui pori tanah.
Artikel Terkait:  Pengertian Benua, Proses, Jumlah Serta Macam-Macamnya

Contoh Hidrosfer

Berikut ini terdapat beberapa contoh hidrosfer, yaitu sebagai berikut:

  1. Lautan, yaitu Sebagian besar air di planet Bumi adalah air asin, dan sebagian besar air asin ini disimpan di lautan.
  2. Air tawar, yaitu Air tawar jauh lebih sedikit jumlahnya daripada air asin, dan disimpan pada berbagai tempat yang berbeda.
  3. Air permukaan, yaitu Sumber air permukaan termasuk danau, sungai, dan aliran permukaan.
  4. Air tanah, yaitu Air tawar yang ada di bawah tanah membentuk sebagian kecil dari air tawar yang ada di Bumi.
  5. Air gletser, yaitu Air yang meleleh dari gletser.
  6. Uap air di atmosfer

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Pengertian Hidrosfer, Siklus, Unsur dan Contohnya Lengkap

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: