Pengertian Lingkungan Hidup

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Geografi yaitu Tentang “Lingkungan Hidup“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengertian Lingkungan Hidup, Jenis, Komponen dan Fungsinya

Pengertian Lingkungan

Lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan keadaan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya serta makhluk hidup lainnya. Lingkungan itu terdiri dari unsur-unsur biotik (makhluk hidup), abiotik (benda mati) dan budaya manusia.

Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan sikap yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.


Pengertian Lingkungan Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian lingkungan menurut para ahli, antara lain:


  1. Menurut Kamus Indonesian Dictionary

Lingkungan merupakan terjemahan dari circles, area, surroundings, sphere, domain, atau range, yang artinya kurang lebih berkaitan dengan keadaan atau segala sesuatu yang ada di sekitar atau sekeliling.


  1. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia

Lingkungan merupakan sebagai bulatan yang melingkungi (melingkari). Pengertian lainnya yaitu sekalian yang terlingkung di suatu daerah.


Jenis-Jenis Lingkungan

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis lingkungan, antara lain:


  • Lingkungan Alam

Lingkungan alam merupakan segala sesuatu yang sifatnya alamiah, seperti sumber daya alam (air, hutan, tanah, batu-batuan), tumbuh-tumbuhan dan hewan (flora dan fauna), sungai, iklim, suhu, dan sebagainya.

Lingkungan alam sifatnya relatif menetap, oleh karena itu jenis lingkungan ini akan lebih mudah dikenal dan dipelajari oleh anak. Sesuai dengan kemampuannya, anak dapat mengamati perubahan-perubahan yang terjadi dan dialami dalam kehidupan sehari-hari, termasuk juga proses terjadinya.

Artikel Terkait:  Materi Sensus Penduduk

Dengan mempelajari lingkungan alam ini diharapkan anak akan lebih memahami gejala-gejala alam yang terjadi dalam kehidupannya sehari-hari, lebih dari itu diharapkan juga dapat menumbuhkan kesadaran sejak awal untuk mencintai alam, dan mungkin juga anak bisa turut berpartisipasi untuk menjaga dan memelihara lingkungan alam.


  • Lingkungan sosial

Selain lingkungan alam sebagaimana telah diuraikan di atas jenis lingkungan lain yang kaya akan informasi bagi anak usia dini yaitu lingkungan sosial.

Hal-hal yang bisa dipelajari oleh anak dalam kaitannya dengan pemanfaatan lingkungan sosial sebagai sumber belajar ini, antara lain:

  1. Mengenal adat istiadat dan kebiasaan penduduk setempat di mana anak tinggal.
  2. Mengenal jenis-jenis mata pencaharian penduduk di sektiar tempat tinggal dan sekolah.
  3. Mengenal organisasi-organisasi sosial yang ada di masyarakat sekitar tempat tinggal dan sekolah.
  4. Mengenal kehidupan beragama yang dianut oleh penduduk sekitar tempat tinggal dan sekolah.
  5. Mengenal kebudayaan termasuk kesenian yang ada di sekitar tempat tinggal dan sekolah.
  6. Mengenal struktur pemerintahan setempat seperti RT, RW, desa atau kelurahan dan kecamatan.

Pemanfaatan lingkungan sosial sebagai sumber belajar dalam kegiatan pendidikan untuk anak, sebaiknya dimulai dari lingkungan yang terkecil atau paling dekat dengan anak. Seperti contohnya dalam lingkungan keluarga.

Lingkungan keluarga merupakan media pertama dan utama yang berpengaruh terhadap perilaku dalam perkembangan anak. Tujuan pendidikan secara universal adalah agar anak menjadi mandiri, bukan hanya dapat mencari nafkahnya sendiri, tapi juga bisa mengarahkan dirinya pada keputusannya sendiri untuk mengembangkan semua kemampuan fisik, mental, sosial dan emosional yang dimilikinya, sehingga dapat mengembangkan suatu kehidupan yang sehat dan produkif.

Motivasi belajar adalah sesuatu yang diperoleh dan dibentuk oleh lingkungan, serta merupakan landasan esensial yang mendorong manusia untuk tumbuh, berkembang, dan maju dalam mencapai sesuatu yang diinginkan. Fungsi-fungsi dasar seperti kehidupan nalar (rasio), kehidupan perasaan, keterampilan psikomotorik maupun intuisinya, yaitu suatu kondisi kesadaran yang dilandasi ketidaksadarannya. Penyatuan fungsi- fungsi tersebut akan menumbuhkan kemampuan kreatif anak untuk menempuh hidup dengan kemampuan motivasi yang terarah.

Artikel Terkait:  Pengertian Pedosfer

  • Lingkungan Budaya

Di samping lingkungan sosial dan lingkungan alam yang sifatnya alami, ada juga yang disebut lingkungan budaya atau buatan yakni lingkungan yang sengaja diciptakan atau dibangun manusia untuk tujuan-tujuan tertentu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Anak dapat mempelajari lingkungan buatan dari berbagai aspek seperti prosesnya, pemanfaatannya, fungsinya, pemeliharaannya, daya dukungnya, serta aspek lain yang berkenan dengan pembangunan dan kepentingan manusia dan masyarakat pada umumnya.

Agar penggunaan lingkungan ini efektif perlu disesuaikan dengan rencana kegiatan atau program yang ada. Dengan begitu, maka lingkungan ini dapat memperkaya dan memperjelas bahan ajar yang dipelajari dan bisa dijadikan sebagai laboratorium belajar anak.


Komponen Lingkungan Hidup

Berikut ini terdapat beberapa komponen lingkungan hidup, antara lain:


  1. Lingkungan Biotik

Lingkungan biotik merupakan semua makhluk hidup yang menempati bumi, yang terdiri atas tumbuhan, hewan, manusia.


  1. Lingkungan Abiotik

Lingkungan abiotik merupakan benda-benda mati yang ada di bumi tetapi mempunyai pengaruh pada kehidupan mahkluk hidup yang ada di dalamnya.


Fungsi Lingkungan Hidup

Berikut ini terdapat beberapa fungsi lingkungan hidup, antara lain:


1. Sebagai Tempat Mencari Makan

  1. Tumbuhan membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari dan hijau daun
  2. Tikus memakan bulir-bulir padi di ladang
  3. Kelinci, kerbau, dan sapi memakan dedaunan dan rumput hijau
  4. Ular memangsa tikus di sawah
  5. Burung elang memangsa Kelinci
  6. Anjing hutan memangsa kelinci

2. Sebagai Tempat Berlangsungnya Kegiatan

Kehidupan manusia diwarnai oleh berbagai kegiatan yang bertujuan memenuhi kebutuhan bagi hidupnya. Berkaitan dengan hal itulah terjalin interaksi sosial yang menunjukkan ketergantungan

antar manusia dengan sesamanya. Melalui proses interaksi sosial manusia mampu mencapai kesejahteraan bagi hidupnya.


3. Sebagai Tempat bagi Kelanjutan Kehidupan

Lingkungan hidup adalah tempat berinteraksinya makhluk hidup yang membentuk suatu jaringan kehidupan. Di dalamnya terdapat berbagai siklus yang menunjang kehidupan seperti siklus energi, siklus air dan siklus udara.

Artikel Terkait:  Pengertian Pelapukan

Siklus-siklus ini merupakan sistem yang mengatur proses keberlanjutan kehidupan. Selain itu terdapat pula transfer makanan dari sumbernya melalui makhluk hidup secara berantai dengan cara makan memakan melalui rantai makanan.


4. Sebagai Tempat Tinggal

Lingkungan adalah tempat tinggal semua makhluk hidup dari mulai tingkat rendah sampai ke tingkat yang tinggi. Masing-masing spesies membentuk kelompok, contohnya adalah manusia beserta sesamanya membentuk satu kelompok pada suatu daerah menjadi suatu masyarakat tertentu.

Lingkungan yang nyaman dan aman sebagai tempat tinggal yang diperlukan oleh makhluk hidup, sehingga mereka dapat berinteraksi dan berkembang biak untuk meneruskan keturunnya.


Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Geografi Tentang Pengertian Lingkungan Hidup, Jenis, Komponen dan Fungsinya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: