Pengertian Saham Menurut Para Ahli, Jenis, Manfaat, Resiko dan Harga

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Ekonomi yaitu Tentang “Saham“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengertian Saham Menurut Para Ahli, Jenis, Manfaat, Resiko dan Harga

Pengertian Saham

Saham merupakan sebagai tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perusahaan terbatas. Pengertian lain dari saham merupakan salah satu alternatif investasi yang memberikan keuntungan dan kerugian lebih besar dibandingkan investasi lain dalam jangka panjang.


Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian saham menurut para ahli, antara lain:


1. Menurut Irham Fahmi

Saham merupakan suatu tanda bukti penyertaan kepemilikan modal atau dana pada suatu perusahaan yang tercantum dengan jelas nilai nominal, nama perusahaan dan disertai dengan hak dan kewajiban yang jelas kepada setiap pemegangnya.


2. Menurut Sri Hermuningsih

Saham merupakan salah satu tanda penyertaan modal seseorang ataupun badan usaha dalam suatu perusahaan ataupun perseroan terbatas.


3. Menurut Martalena dan Maya Malinda

Saham merupakan salah satu pilihan perusahaan apapbila memutuskan untuk pendanaan perusahaan.


4. Menurut Taufik Hidayat

Saham merupakan tanda penyertaan, andil atau kepemilikan seseorang ataupun organisasi dalam suatu perusahaan.


5. Menurut Istijanto Oei

Saham merupakan surat berharga yang sebagai tanda kepemilikan seseorang ataupun badan terhadap perusahaan. Jadi investor yang membeli saham berarti dimiliki oleh perusahaan tersebut.


6. Menurut M. Paulus Situmorang

Saham merupakan tanda penyertaan modal pada suatu perusahaan perseroan terbatas dengan manfaat yang dapat diperoleh berupa deviden.


7. Menurut Bernstein

Saham merupakan selembar kertas yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaan.

Artikel Terkait:  Fungsi Strategi Pemasaran: Pengertian, Tujuan dan Jenisnya

8. Menurut Gitman

Saham merupakan bentuk paling murni dan sederhana dari kepemilikan perusahaan.


9. Menurut Sunariyah

Saham merupakan Saham adalah sebuah surat berharga yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas ataupun yang disebut dengan emiten.


10. Menurut Bambang Riyanto

Saham merupakan tanda bukti pengembalian bagian atau peserta dalam perseroan terbatas, bagi yang bersangkutan yang diterima dari hasil penjualan sahamnya akan tetapi tertanam di dalam perusahaan tersebut selama hidupnya, meskipun bagi pemegang saham sendiri bukanlah merupakan peranan permanen, karena setiap waktu pemegang saham dapat menjual sahamnya.


Jenis-Jenis Saham

Berikut ini terdapat dua (2) jenis-jenis saham, antara lain:


1. Saham Biasa

Saham biasa merupakan efek dari penyertaan pemilikan dari badan usaha yang berbentuk perseroan terbatas. Saham biasa memberikan jaminan untuk turut serta dalam pembagian keuntungan dalam bentuk dividen, apabila perusahaan tersebut memperoleh keuntungan, maka perusahaan tersebut memperoleh likuidasi, pemegang saham biasa akan membagi sisa aset perusahaan setelah dikurangi bagian pemegang saham preferen.


Ciri-Ciri Saham Biasa

Antara lain sebagai berikut:

  • Hak klaim terakhir atas aktiva perusahaan jika perusahaan dilikuidasi.
  • Pemegang saham memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham, ikut menentukan kebijakan perusahaan dan dapat memilih dewan komisaris.
  • Didahulukan haknya, bila perusahaan menerbitkan saham baru.
  • Tanggung jawab terbatas pada jumlah yang diberikan saja.

2. Saham Khusus

Saham khusus merupakan saham yang mempunyai sifat gabungan antara obligasi dan saham biasa. Pemegang saham preferen mempunyai hak istimewa dalam pembayaran dividen dibanding saham biasa.


Ciri-Ciri Saham Khusus

Antara lain sebagai berikut:

  • a. Saham Khusus Terhadap Dividen

Pemegang saham khusus memiliki hak untuk menerima dividen terlebih dahulu dibandingkan pemegang saham biasa.

saham khusus biasanya memberikan hak dividen kumulatif, yaitu memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima dividen tahun-tahun sebelumnya yang belum dibayarkan, dan dibayarkan sebelum pemegang saham biasa menerima dividen.

Artikel Terkait:  Sumber Dana Bank adalah

  • b. Saham Khusus Pada Waktu Likuidasi

Saham khusu yang memiliki hak terlebih dahulu atas aktiva perusahaan dibandingkan dengan hak yang dimiliki oleh saham biasa pada saat terjadi likuidasai. Besarnya hak atas aktiva adalah sebesar nilai nominal saham khususnya termasuk semua dividen yang belum dibayarkan apabila bersifat kumulatif.


Manfaat Saham

Berikut ini terdapat dua (2) manfaat dari saham, antara lain:

  1. Dividen, yakni bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan pada pemegang saham.
  2. Capital Gain, yakni keuntungan yang diperoleh dari selisih harga saham normal.

Resiko Saham

Berikut ini terdapat empat (4) resiko dari saham, antara lain:

  • Tidak adanya pembagian dividen, hal ini dapat terjadi apabila perusahaan penerbit (emiten) dalam rapat umum pemegang saham memutuskan diantaranya akan menggunakan laba perusahaan untuk melakukan ekspansi usaha terlebih dahulu.
  • Likuidasi, apabila perusahaan dilikuidasi pemegang saham tetap akan mendapatkan haknya, akan tetapi setelah aset¬† perusahaan digunakan terlebih dahulu untuk melunasi kewajibannya.
  • Saham delisting di bursa saham, karena beberapa alasan saham dapat dihapus dalam pencatatan bursa yang berakibat saham tersebut tidak dapat diperdagangkan.
  • Capital loss atau kehilangan modal, terjadi apabila harga beli saham lebih besar dari harga jual saham.

Harga Saham

Harga saham merupakan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan, yang menjadi sebuah refleksi dari keputusan investasi, pendanaan an pengelolaan aset. Berikut ini terdapat 3 bagian dalam harga saham, antara lain:

  1. Harga nominal, yakni harga yang tercantum dalam sertipikat saham yang ditetapkan oleh perusahaan penerbit (emiten) untuk menilai setiap lembar saham yang dikeluarkan. Besaran harga nominal saham ini memberikan arti penting saham, karena dividen minimal biasanya ditetapkan berdasarkan nilai nominal saham.
  2. Harga perdana, yakni harga saham pada saat harga saham tersebut dicatat di bursa efek. Harga saham pada pasar perdana biasanya ditetapkan oleh penjamin emisi dan perusahaan penerbit (emiten).
  3. Harga pasar, yakni harga jual saham dari investor yang satu dengan investor yang lain. Harga pasar terjadi setelah saham tersebut dicatatkan di bursa efek, dan disebut juga sebagai harga di pasar sekunder, harga inilah yang benar-benar mewakili harga perusahaan penerbitnya, karena pada transaksi di pasar sekunder, kecil sekali terjadi negosiasi harga investor dengan perusahaan penerbit (emiten). Harga saham yang setiap hari diumumkan di media cetak atau elektronik adalah harga pasar.
Artikel Terkait:  Pengertian Usaha Mikro

Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham

Beriktu ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham, antara lain:

  • Proyeksi laba per lembar saham.
  • Saat diperoleh keuntungan.
  • Tingkat resiko dari proyeksi laba.
  • Proporsi hutang perusahaan terhadap ekuitas.
  • Kebijakan pembagian dividen.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Ekonomi Tentang Pengertian Saham Menurut Para Ahli, Jenis, Manfaat, Resiko dan Harga

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: