Pengertian Usaha Mikro

Assalammualaikum, Selamat datang di Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran Ekonomi yaitu Tentang “Usaha Mikro“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengertian Usaha Mikro

Pengertian Usaha Mikro

Usaha Mikro adalah aktivitas ekonomi rakyat berskala kecil dan bersifat tradisional dan informal dalam arti belum terdaftar, belum tercatat, dan belum berbadan hukum. Hasil penjualan tahunan bisnis tersebut paling banyak Rp 100.000.000,00 dan milik Warga Negara Indonesia.

Menurut keputusan Menteri Keuangan No. 40/KMK.06/2003 tanggal 29 Januari 2003, Usaha Mikro adalah usaha produktif milik keluarga atau perorangan Warga Negara Indonesia dan memiliki hasil penjualan paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) per tahun.

Berdasarkan Pasal 1 angka (1) Undang-Undang No.20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah menyebutkan: Usaha mikro Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.


Ciri Ciri Usaha Mikro

Berikut ini terdapat beberapa ciri ciri usaha mikro, antara lain:

  1. Jenis barang atau komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berganti
  2. Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat
  3. Belum melakukan administrasi keuangan yang sederhana sekalipun, dan tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha
  4. Sumber daya manusianya (pengusahanya) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai
  5. Tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah
  6. Umumnya belum akses kepada perbankan, namun sebagian dari mereka sudah akses ke lembaga keuangan non bank
  7. Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP
Artikel Terkait:  Materi Bisnis Syariah

Fungsi Usaha Mikro

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dari usaha mikro, antara lain:

  • Peningkatan teknologi baru
  • Menciptakan pengetahuan baru
  • pembaharuan produk dan jasa yang ada
  • Menciptakan langkah-langkah yang berbeda untuk menyajikan barang dan jasa dengan jumlah yang lebih banyak dengan memakai sumber daya yang lebih minim

Tujuan Usaha Mikro

Sedangkan menurut UU No.20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam pasal 3 disebutkan bahwa usaha mikro dan kecil bertujuan menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan.


Contoh Usaha Mikro

Berikut ini terdapat beberapa contoh dari usaha mikro, antara lain:

  1. Usaha tani pemilik dan penggarap perorangan, peternak, nelayan dan pembudidaya
  2. Industri makanan dan minuman, industri meubelair pengolahan kayu dan rotan, industri pandai besi pembuat alat-alat
  3. Usaha perdagangan seperti kaki lima serta pedagang di pasar dll
  4. Peternakan ayam, itik dan perikanan
  5. Usaha jasa-jasa seperti perbengkelan, salon kecantikan, ojek dan penjahit (konveksi)

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-Ekonomi Tentang Pengertian Usaha Mikro, Ciri, Fungsi, Tujuan Dan Contohnya

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!


Baca Artikel Lainnya: